Hukum Memanjangkan Kuku

Fadhilah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ditanya: Apa hukum memanjangkan kuku dalam keadaan tahu bahwa kuku tersebut bersih? Kemudian hukum memotongnya sunnah ataukah wajib?

Jawaban:

Memendekkan kuku atau memotongnya termasuk sunnanul-fitrah yang telah Allah fitrahkan pada makhluknya sehingga menganggap baik hal itu secara ukuran dan mensunnahkannya untuk mereka sebagai syari’at. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah menentukan waktu dalam masalah ini dan dalam hal mencukur kumis, mencukur bulu kemaluan, dan mencabut bulu ketiak, yaitu agar tidak dibiarkan melebihi empat puluh hari. Maka berdasarkan hal ini, tidak boleh bagi kita membiarkan kuku melebihi empat puluh hari tidak dipotong sama sekali, baik kuku tersebut bersih ataupun kotor. Sebab sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan tidak mencukurnya menyelisihi fitrah yang telah Allah jadikan pada manusia, dan membiarkannya lebih dari empat puluh hari, apabila yang membawanya melakukan hal itu adalah meniru orang-orang kafir yang menyimpang fitrahnya dari keselamatan, maka yang seperti itu haram, sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk darinya.” (Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad jayyid)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Keadaan paling ringan dari hadits ini adalah pengharaman, meskipun secara dzahir mengharuskan kafirnya orang yang menyerupai mereka.”

Adapun apabila faktor pendorong dia melakukan hal tersebut adalah semata-mata mengikuti hawa nafsu pada diri manusia, maka yang demikian itu telah menyelisihi fitrah dan menyelisihi batas waktu yang telah ditentukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bagi umatnya. [As-ilah Muhimmah]

Sumber: Bingkisan ‘tuk Kedua Mempelai karya Abu ‘Abdirrahman Sayyid bin ‘Abdirrahman Ash-Shubaihi (penerjemah: Abu Hudzaifah), penerbit: Maktabah Al-Ghuroba’ hal. 586-587.

About these ads

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 01/04/2010, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.256 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: