Was-was Riya’ Dalam Beramal

Tanya: Ketika seseorang berkeinginan untuk beramal kebaikan, setan datang memberikan was-was kepadanya dengan mengatakan, “Engkau melakukan itu karena riya’ dan sum’ah.” Karena omongan ini, akhirnya ia urung melakukan amalan kebaikan. Bagaimanakah cara menjauhi was-was semacam ini?

Jawab:

“Caranya adalah memohon perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari setan yang terkutuk dan terus melanjutkan beramal kebaikan, tanpa menoleh kepada was-was yang menghalangi/mencegahnya dari berbuat kebaikan tersebut. Jika ia berpaling dan tidak memedulikan omongan itu, serta berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari setan yang terkutuk, niscaya akan hilang darinya was-was tersebut dengam izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Demikian bimbingan Fadhilatusy Syaikh Ibnu al-Utsaimin rahimahullah (2/209, fatwa no. 277).

Sumber: Majalah Asy Syariah no. 67/VI/1432 H/2010, hal. 97.

About these ads

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 25/02/2011, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.282 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: