Dahi Menghitam Tanda Orang Shaleh?

Sering kita mengaitkan lahiriah seseorang dengan tingkat keshalihan. Semakin seorang berlaku alim maka kita menilainya sebagai ahli ibadah, orang yang taat dan jauh dari kemaksiatan. Di antara tanda yang tampak tersebut adalah bekas hitam di dahi karena sujud. Benarkah anggapan yang demikian?

Fadhilatusy Syaikh al-Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,

“Hal itu bukan tanda orang-orang shalih. Yang menjadi tanda justru cahaya yang tampak pada wajah (wajah yang tampak bercahaya/tidak suram dan menghitam), dada yang lapang, akhlak yang baik, dan yang semisalnya.

Adapun bekas sujud yang tampak pada dahi, terkadang juga tampak pada wajah orang-orang yang hanya mengerjakan shalat fardhu karena kulitnya yang tipis, sementara itu pada wajah orang yang banyak mengerjakan shalat dan sujudnya lama terkadang tidak tampak.” (Majmu’ Fatawa, fatwa no. 523, 13/188)

[Faidah ini diambil dari majalah Asy Syariah no. 80/VII/1433 H/2012, hal. 74]

About these ads

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 11/06/2012, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.256 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: