Keluar ke Lapangan Shalat Id bagi Wanita Zaman Sekarang

Pertanyaan: Apa hukumnya wanita keluar menuju lapangan untuk menghadiri shalat Id, khususnya di zaman kita ini yang banyak godaan/ujian, dan sebagian wanita keluar dalam keadaan berhias dan memakai wangi-wangian? Apakah kita mengatakan boleh, bagaimana yang Anda katakan tentang ucapan Aisyah radhiyallahu ‘anhu (saat melihat keadaan para wanita yang keluar masjid),

“Seandainya Rasulullah melihat apa yang diada-adakan wanita (pada hari ini) niscaya beliau akan melarang mereka dari mendatangi masjid.” [1]

Jawab:

Fadhilatusy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullahu menjawab, “Yang kami pandang (benar) dalam hal ini adalah para wanita diperintah untuk keluar menuju mushalla (tanah lapang) tempat pelaksanaan shalat Id agar mereka bisa menyaksikan kebaikan dan ikut serta dengan kaum muslimin dalam shalat dan doa mereka. Akan tetapi, wajib bagi mereka keluar dalam keadaan tidak berhias, tanpa tabarruj, mempertontonkan perhiasan dan keindahan diri di hadapan para lelaki, dan tanpa memakai minyak wangi [3]. Artinya, mereka harus mengumpulkan antara mengerjakan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wassalam dan menjauhi penyebab godaan.

Adapun perbuatan sebagian mereka yang bertabarruj dan memakai wangi-wangian, hal itu karena kebodohan mereka. Di sisi lain, pihak penguasa kurang menjalankan kewajibannya dalam hal ini. Namun, hal ini tetap tidak menghalangi hukum syariat yang umum, yaitu perintah bagi wanita untuk keluar ke lapangan shalat Id.

Tentang ucapan Aisyah radhiyallahu ‘anhu yang disebutkan dalam pertanyaan, maka (jawabannya sebagai berikut), termasuk sesuatu yang sudah dimaklumi, apabila mengerjakan sesuatu yang mubah memberi dampak timbulnya keharaman, yang mubah tadi menjadi haram, karena umumnya wanita keluar rumah dengan model yang tidak syar’i. Namun, tentu kita tidak boleh melarang semua wanita. Yang kita larang hanyalah para wanita yang keluar dengan model seperti yang disebutkan.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin, 16/211)

Footnote:
[1]
Diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari dan Muslim dalam Shahih keduanya.

[2] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda memperingatkan para wanita yang ikut hadir shalat berjamaah di masjid,
“Apabila salah seorang dari kalian menghadiri shalat berjamaah di masjid, janganlah ia menyentuh (baca: memakai) minyak wangi.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat al-Imam Ahmad dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
“Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah untuk shalat di masjid-masjid Allah, namun hendaknya mereka keluar dengan tidak memakai wewangian.”

Sumber: Majalah Asy Syariah no. 79/VII/1433 H/2012, hal. 103.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 15/05/2012, in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: