Tidak Menuntut Ilmu karena Kurang Beramal

Soal: Kita semua mengetahui bahwa ilmu syar’i haruslah diamalkan. Lantas bagaimanakah pandangan syariat terhadap seseorang yang tidak mau menuntut ilmu dengan alasan dia kurang beramal. Apakah pendapat ini benar atau tetap wajib atasnya belajar walaupun keadaan seperti yang disebutkan?

Jawab:

Tidak belajar karena takut melakukan kekurangan dalam beramal merupakan tipu daya syaithan untuk menyesatkan anak Adam. Wajib atas seorang muslim mencari ilmu yang bermanfaat serta beramal shalih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Mencari ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’)

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Argumen lemah untuk tidak menuntut ilmu syariat seperti ini tidak diketahui kecuali dari orang sufi yang tersesat. Sehingga, tidak usah memedulikan sikap ini, kemudian fokus untuk belajar ilmu yang bermanfaat.

Wa billah taufiq, wa shalallahu ‘ala nabiyina Muhammad wa ‘aalihi wa sahbihi wa sallam.

[Al Lajnah Ad Daimah Lilbuhutsi Al Ilmiyati wal Ifta’]

Sumber: Majalah Tashfiyah edisi 13 vol. 02 1433 H – 2012 M, hal. 54.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 04/06/2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: