Hukum Meluangkan Waktu Penuh untuk Beribadah di Bulan Ramadhan

Soal: Apakah termasuk sunnah meluangkan waktu penuh pada bulan Ramadhan untuk melakukan amal-amal saleh dan berkonsentrasi untuk istirahat dan beribadah?

Jawab:

Syaikh bin Baz rahimahullah menjawab:

Seorang muslim seluruh amalnya adalah ibadah. Kewajiban-kewajiban yang ditunaikan jika betul niatnya, seluruhnya adalah ibadah. Ibadah bukan hanya shalat atau puasa saja. Menuntut ilmu dan mengajarkannya, berdakwah kepada Allah, mendidik anak-anak dan mengayomi mereka, mengerjakan tugas keluarga, berbuat baik kepada hamba-hamba Allah, mencurahkan tenaga untuk membantu manusia, meringankan orang yang kesusahan dan kesedihan, memberi manfaat kepada manusia dengan amal yang dibolehkan dan mencari rezeki yang halal, itu semua adalah ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala‏ jika benar niatnya.

Seorang muslim yang Allah beri taufik sehingga dapat menggabungkan antara ibadah-ibadah khusus dan umum, telah mendapat kebaikan yang sangat besar. Menunaikan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya pada bulan Ramadhan dengan amanah dan tulus termasuk ibadah yang berganjar pahala. Siapa yang mencukupkan mengerjakan amalan khusus karena ketidakmampuannya untuk mengerjakan amal lain, dia pun berada pada kebaikan yang besar jika mengikhlaskan niatnya untuk Allah dan bersungguh-sungguh dalam melakukan amal salehnya.

Dua Ramadhan dilalui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam‏ dalam keadaan berjihad. Yaitu Perang Badar Kubro yang terjadi pada 17 Ramadhan 2 H dan Perang Fathul Makkah yang terjadi pada bulan Ramadhan 8 H. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam‏ pernah melakukan perjalanan di bulan Ramadhan yang beliau berbuka, tidak berpuasa, tatkala melihat kesulitan yang dialami para sahabatnya yang berpuasa.

Maksud dari semua penjelasan di atas bahwa seorang muslim hendaknya bersungguh-sungguh melakukan amalan-amalan saleh di bulan Ramadhan dan tidak menjadikan bulan Ramadhan sebagai waktu menganggur, tidur, lalai dan melakukan penyimpangan. (Majalah ad-Da’wah no.1284 tertanggal 5-9-1411 H)

Disalin dari: IslamHouse.Com dengan penerjemah Syafar Abu Difa.

Sumber: http://soaldanjawab.wordpress.com/2012/07/21/hukum-meluangkan-waktu-penuh-untuk-beribadah-di-bulan-ramadhan/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 23/07/2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: