Ingin Membayar Hutang, Tapi Tidak Menemukan Pemberi Hutang

Soal: Seseorang mempunyai tanggungan hutang, dan ingin melunasinya. Akan tetapi ia tidak mendapatkan orang yang ia hutangi tersebut. Di antara mereka ada yang telah meninggal. Ada yang pindah keluar daerah dan tidak kembali lagi. Ada juga yang ia telah lupa dan sama sekali tidak bisa mengingatnya. Bagaimana hukumnya?

Jawab:

Menunaikan hak-hak sesama hamba hukumnya adalah wajib. Sehingga seseorang yang memiliki tanggungan hutang kepada siapa saja, harus berusaha menunaikan hutang tersebut kepada pemiliknya, atau kepada ahli warisnya bila pemiliknya telah meninggal. Dan apabila tidak mampu menunaikan kepada pemilik atau ahli warisnya, disebabkan telah berpindah ke negeri lain yang tidak ia ketahui, atau tidak mengetahui alamatnya, atau ia lupa namanya tidak ingat sama sekali, maka hendaknya ia menyedekahkan hutang tersebut kepada orang-orang miskin dengan meniatkan untuk pemiliknya.

Apabila ternyata pemiliknya datang, maka hendaknya ia sampaikan apa adanya. Bila pemilik tersebut ridha maka selesailah tanggungan hutangnya. Namun bila tidak, ia tetap wajib membayarnya. Dan ia mendapat pahala sedekah yang sudah telanjur ia keluarkan, insya Allah. Tanggungan hutang orang yang ditanyakan dalam soal ini tidaklah gugur kecuali dengan cara seperti ini.

Wa billahittaufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.

[Al Lajnah Ad Daimah Lilbuhutsi Al ‘Ilmiyati wal Ifta’]

Sumber: Majalah Tashfiyah edisi 18 vol. 02 1433 H – 2012 M, hal. 56-57.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 29/09/2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. assalamualaikum. ustadz, bagaimana jika kita lupa punya utang atau tidak dan yang pemberi utang juga lupa. sementara yang berhutang masih dihantui oleh perasaan berhutang pada orang itu??

  2. Wa’alaikumussalam warahmatullah,

    Anda membuat kesepakatan dengannya, jika Anda memiliki hutang, maka ia harus merelakannya (dianggap lunas), karena keduanya sama-sama lupa. Mungkin sebaiknya kedua belah pihak juga saling mengingat dan memeriksa di catatan hutang masing-masing, barangkali tertulis di sana. Dengan demikian perasaan Anda lebih tenang, ia juga tidak dirugikan.

    Oleh karena itu, Allah ta’ala memerintahkan kita untuk menulis transaksi hutang, baik nominalnya besar maupun kecil. Allah ta’ala berfirman:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ

    “Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian bermu´amalah dengan tidak secara tunai (hutang -pen) untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya” [QS. Al-Baqarah: 282]

    وَلَا تَسْأَمُوا أَنْ تَكْتُبُوهُ صَغِيرًا أَوْ كَبِيرًا إِلَىٰ أَجَلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ وَأَقْوَمُ لِلشَّهَادَةِ وَأَدْنَىٰ أَلَّا تَرْتَابُوا

    “Janganlah kalian jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu yang ditentukan. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian, serta agar tidak (menimbulkan) keraguan dalam dirimu” [QS. Al-Baqarah: 282]

    Allahua’lam

  3. terima kasih atas jawabannya. Tapi bagaimana kalau dia tidk mau merelakannya. pdhl kami tidak mengetahui adanya hutang?

  4. bagaiaman juga kalau kita tidak meminta kerelaannya/ tidak menemuinya???

  5. Kita berikan saja kalau seandainya dia mengakui bahwa kita punya utang berikan seberapun yang dia minta . jika dia berkata benar kita terbebas dari dosa berhutang dan jika dia berdusta hasil akhir adalah tuhan yang membalasnya karena pada akhir tanpa kesadaran kita tuhan pun akan mengembalikan uang itu dan akan merugikan orang yang telah brdusta itu

  6. Ass Pak Ustad..

    saya mau tanya kalau di saat hutang masih ada dan kita sudah meninggal dulu..bagaimana cara membayarnya dan bisa tidak kita di maafkan oleh ALLah…trima kasih..suronoani@gmail.com

  1. Ping-balik: Cara Membayar Hutang Kepada Orang yang Sudah Tidak Terlacak atau Tidak Diketahui Keberadaannya | islamidia.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: