Sumpah Tidak Akan Berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad as-Sarbini

Tanya: Bismillah. Apa kafarat bagi orang yang bersumpah bahwa dia tidak akan berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala lagi jika doanya tidak dikabulkan? (085747xxxxxx)

Jawab:

Kafaratnya adalah bertobat disertai membayar kafarat sumpah untuk pelanggaran sumpah tersebut yang tergolong maksiat dan kebodohan berpaling dari berdoa kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Pengabul doa. Jika doa tidak terkabul, itu lebih dikarenakan tidak terpenuhinya sebab terkabulnya doa atau terdapat penghalang yang menghalangi terkabulnya doa.

Tidak boleh kecewa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala lantas membodohi diri sendiri dengan tidak mau berdoa meminta kepada-Nya. Tuduhlah diri sendiri yang penuh dengan kesalahan dan kurang bersyukur atas sekian banyak nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah dan sedang dirasakan tanpa bisa dihitung jumlahnya.

Seseorang berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atau tidak, tidak akan memudaratkan Allah Subhanahu wa Ta’ala sama sekali, tetapi diri hamba itu sendirilah yang termudaratkan. Jika ingin doa dikabulkan, tempuh faktor-faktornya dan jauhi penghalangnya. Bahkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala murka dan mengancam orang yang menyombongkan diri dengan tidak mau berdoa kepada-Nya dalam surat Ghafir ayat 60.

Sumber: Majalah Asy Syariah no. 85/VII/1433 H/2012, hal. 50.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 28/10/2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: