Hukum Menunaikan Ibadah Haji dengan Cara Berhutang

Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan: Beliau rahimahullahu ditanya: Saya ingin haji, tapi tidak mempunyai biaya yang mencukupi. Lalu kantor tempat saya bekerja menyetujui memberikan pinjaman kepada saya untuk biaya haji dengan cara memotong gaji setelah itu. Apakah cara ini dibenarkan?

Jawaban:

Jika anda ingin haji dengan uang pinjaman, maka cara yang anda lakukan dapat dibenarkan. Tapi yang utama dan lebih baik adalah tidak melakukan itu. Sebab Allah hanya mewajibkan haji kepada orang yang mampu, sedangkan anda sekarang belum mampu.

Sebaiknya anda tidak meminjam uang untuk haji. Sebab anda tidak mengerti, barangkali utang itu masih dalam tanggungan sedangkan anda tidak mampu membayarnya setelah itu, misalnya karena sakit atau tempat kerja mengalami kebangkrutan atau meninggal dunia.

Maka seyogianya anda jangan mengutang untuk haji. Kapan saja Allah memberikan kecukupan kepada anda dan mampu haji dari dana sendiri, maka lakukanlah. Tapi jika tidak, maka jangan mengutang untuk haji.

[Fatawa Islamiyah, vol.4, hal. 63, DARUSSALAM | FatwaIslam.com]

Sumber: http://sunniy.wordpress.com/2011/09/28/hukum-menunaikan-ibadah-haji-dengan-cara-berhutang/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 16/11/2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. kalau dia pns kan bisa dibayar dengan uang pensiunnya dan uang yg hak diterimanya saya kira cukup untuk bayar utang tersebut,masalahnya kalau ada lagi utang2 yang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: