Tentang Cahaya Surah Al-Kahfi

Oleh: Ust. Dzulqarnain M. Sunusi

Tanya: Maksudnya cahaya di sini apa bentuknya?

“Siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada malam Jum’at, Allah akan menerangi untuknya sebuah cahaya antara dirinya dan Al-Bait Al-‘Atîq (Ka’bah).” [Dikeluarkan oleh Ad-Dârimy, Al-Hakim, Al-Baihaqy dalam Syu’abul îmân dan selainnya dari Abu Sa’îd Al-Khudry secara mauqûf. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albâny dalam Irwâ`ul Ghalîl no. 626]

Jawab:

Tentang cahaya yang tersebut dalam hadits, oleh sebagian ulama ditafsirkan dengan cahaya dari surah Al-Kahfi itu atau cahaya dari pahalanya. Ada juga yang menafsirkan dengan cahaya hidayah dan keimanan.

Namun, Al-Mubârakfury setelah menyebutkan dua pendapat tersebut berkata, “Membawa makna hadits kepada zhahirnya (yaitu cahaya yang sebenarnya,pent.) adalah lebih tepat karena bukanlah hal yang samar bahwa tidak ada yang menafikan makna zhahir tersebut secara akal maupun syari’at.” [Ma’âtul Mafâtîh Syarah Misykâtul Mashâbîh]

Wallahu A’lam.

Sumber: http://dzulqarnain.net/cahaya-surat-al-kahfi.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 05/04/2013, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: