Tanya Jawab Ringkas Vol.21

Oleh: Ust. Dzulqarnain M. Sunusi

Batasan Aurat Laki-Laki

T: Apa batasan aurat laki-laki? Untuk renang, baju seperti apa yang dibolehkan syari’at?

J: Aurat laki-laki terhadap laki-laki adalah antara lutut dan pusar menurut pendapat yang lebih dekat dan lebih hati-hati. Baju yang dipakai untuk berenang hendaknya dalam ukuran yang menutup aurat, tidak transparan, dan tidak membentuk aurat. Dalil-dalil untuk jawaban ini, panjang untuk diuraikan. Wallahu A’lam.

Hukum Foto

T: Hukum menggambar makhluk hidup itu kan haram, apakah berfoto atau mengambil foto melalui kamera itu juga disamakan dengan menggambar?

J: Yang benarnya bahwa mengambil foto dengan kamera dan semisalnya sama dengan hukum menggambar, karena makna dan maksud pelarangan gambar berlaku umum, baik dengan tangan, kamera, maupun selainnya. Demikian difatwakan oleh kebanyakan ulama kita. Wallâhu A’lam.

Hukum Gaji PNS

T: Bagaimana hukum dari gaji PNS?

J: Tidak masalah dengan gaji PNS sebagaimana umumnya pekerjaan yang lain. Tapi harus disertai beberapa syarat,

Pertama, gaji tersebut dari pekerjaan yang halal.

Kedua, gaji tersebut dari pekerjaan yang telah dia jalankan dan laksanakan.

Ketiga, dia terhitung memiliki kemampuan atau keahlian dalam menjalankan pekerjaan tersebut.

Wallâhu A’lam

KB Spiral Saat Meninggal

T: Bagaimana hukum seseorang yang memakai KB spiral lalu meninggal, apa harus dikeluarkan spiralnya?

J: Tidak membukanya bukanlah perkara yang membahayakan mayyit. Juga dalam membukanya tidak mengandung manfaat bagi ahli waris. Bahkan dalam proses membukanya tentu akan terjadi bentuk penampakan aurat bukan dalam hal yang diperlukan dan diperbolehkan. Karena itu, perkara tersebut hendaknya tidak dilakukan. Wallahu A’lam.

Lupa Membaca “Bismillah” Sebelum Masuk Kamar Mandi

T: Bacaan sebelum masuk WC, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tirai antara pandangan jin dengan aurat manusia di saat seseorang masuk ke dalam WC adalah dengan dia mengatakan, ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ.
“Dengan menyebut semua nama Allah.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzy, Ibnu Majah dan lainnya. Lihat Irwâ` Al-Ghalîl 1/89-90)

Kalau seseorang lupa untuk membacanya dan sudah terlanjur ada dalam kamar mandi, apa yang harus dibaca?

J: Bacaan doa sebaiknya dibaca oleh seorang sebelum masuk ke dalam WC dan semisalnya. Andaikata seorang lupa, insya Allah tidak masalah membacanya dalam hati dengan tidak melafazhkannya, karena WC dan semisalnya bukan tempat untuk membaca dzikir. Demikian makna dari fatwa Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dan selainnya. Wallâhu A’lam.

Syarat Agar Tidak Dimadu

T: Apakah boleh seorang perempuan yang ingin menikah untuk mengajukan syarat agar tidak dimadu?

J: Terdapat silang pendapat di kalangan ulama tentang hal tersebut, yang lebih kuatnya bahwa boleh seorang perempuan mempersyaratkan dalam akad nikah untuk tidak dimadu, karena hal tersebut dalam kemashlahatan yang boleh dimiliki oleh seorang perempuan. Konsekwensinya bila sang suami melanggar, sang istri boleh meminta pisah tanpa harus mengembalikan mahar. Wallahu A’lam.

Thawaf Saat Haidh

T: Ada seorang wanita berangkat haji dalam keadaan haid, dia mengerjakan seluruh manasik haji kecuali thawaf, setelah haid tidak keluar lagi selama 24 jam, maka dia thawaf ifadhah lalu sa’i, ternyata sehari setelah thawaf haji darah keluar lagi, yang mana itu merupakan kebiasaan. Apakah dia harus mengulang thawaf atau tidak.

J: Yang menjadi ukuran adalah keluarnya tanda putih. Bila saat haidh yang tidak keluar lagi selama 24 jam setelah tampak tanda putih, thawafnya adalah sah walaupun masih keluar darah pada keesokan harinya. Namun bila tanda suci belum keluar, ia masih terhitung dalam masa haidh yang tidak boleh melakukan thawaf. Wallahu A’lam.

Meminta Cerai Tanpa Alasan

T: Berkaitan dengan PP wanita yang meminta cerai tanpa alasan yang benar, bagaimana kalau suami yang minta cerai karena alasan yang tidak syar’i seperti karena wanita lain?

J: Apa yang disebutkan dalam PP adalah hukum khusus untuk perempuan. Bagi seorang suami, perceraian kadang berhukum haram dan makruh terhadapnya, tapi kadang berhukum sunnah dan wajib. Oleh sejumlah ulama, bila seimbang antara alasan mashlahat dan mafsadat, hukumnya adalah mubah.

Seluruh hukum tersebut adalah sesuai dengan alasan pihak suami dalam menceraikan. Karena itu, hendaknya setiap orang bertakwa kepada Allah pada segala tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Wallahu A’lam.

Jarak Safar Wanita

T: Sejauh manakah larangan safar untuk wanita itu?

J: Larangan safar bagi perempuan adalah apa yang tergolong kepada jarak safar dalam pengertian kebiasaan kebanyakan orang, apakah jarak tersebut dekat maupun jauh, dalam jarak kurang atau lebih sehari. Hal ini karena hadits-hadits yang melarang perempuan melakukan perjalanan safar sendiri tanpa mahram tidak menjelaskan kecuali kata safar, tanpa menerangkan jarak tetap, atau waktu yang menjadi ukuran pasti. Dalam hal yang seperti ini, syariat memerintah kita untuk kembali kepada ‘urf (kebiasaan/ketetapan yang berlaku di kebanyakan orang). Wallahu A’lam.

Jarak Safar

T: Ana seorang sales domisili di Bali, tentunya terus keluar meski hanya antar kabupaten. Bagaimana dengan shalatnya, apakah termasuk safar?

J: Jika jarak perjalanan anda teranggap jarak safar dalam pengertian penduduk setempat, anda dianggap seorang musafir yang berlaku padanya hukum-hukum seputar safar. Wallahu A’lam.

Istri Lebih Dominan Dalam Pekerjaan

T: Untuk suami istri yang bekerja pada suatu bidang usaha yang sama, tapi istrinya lebih dominan dalam pekerjaannya karena suaminya sering udzur (sakit-sakitan), apakah itu diperbolehkan? Mengingat bidang pekerjaannya itu mengharuskan dia berhubungan dengan orang banyak (tidak hanya dengan perempuan saja).

J: Seorang perempuan tidak masalah bekerja dalam pekerjaan yang halal dan tidak terdapat percampur-bauran antara laki-laki dan perempuan di dalamnya. Bila terjadi hubungan telepon atau pembicaraan dengan orang lain karena keperluan pekerjaan, insya Allah tidak masalah jika sebatas keperluan, tidak melembutkan suara, dalam hal yang wajar dan tidak mengundang fitnah. Wallahu A’lam.

Hukum Rental Pohon Mangga

T: Bagaimana hukum rental pohon mangga? Seperti yang terjadi di Indramayu sekarang marak usaha rental pohon mangga dengan tarif 300 ribu/pohon/tahun? Halalkah transaksi semacam ini?

J: Rental pohon mangga yang ditanyakan adalah haram, karena dalam Shahih Muslim, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari transaksi gharar (yang tidak jelas). Dimaklumi bahwa buah yang keluar dari pohon mungkin berhasil dan mungkin tidak berhasil, mungkin hal yang menguntungkan pemilik pohon saja dan mungkin menguntungkan pihak penyewa saja.

Yang diperbolehkan adalah membeli buah yang berada dipohon yang jelas keberhasilannya, karena buahnya sudah menguning, memerah atau semisalnya. Demikian dalam sejumlah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhary dan Muslim. Wallahu A’lam.

Bercadar dengan Menutup Mata

T: Tentang pakaian seorang muslimah yang mewajibkan hukum cadar. Lantas bagaimana dengan hukum kain tipis yang biasa digunakan untuk menutupi mata? Apakah ketika ia meyakini hukum cadar adalah wajib, maka juga wajib baginya untuk menutup bagian matanya? Lantas jika ia meyakini itu wajib, haruskah menaati suami jika suami memerintahkan untuk tidak menutup bagian mata? Syakarallaahu laka wa jazaakAllaahu khairan ustadz. Allaahu yubaarik fiik.

J: Tidak masalah menampakkan mata menurut pendapat di kalangan ulama, baik mereka yang berpendapat tentang wajibnya bercadar atau tidak. Namun, tidak diperbolehkan menampakkan mata dengan hal yang membawa fitnah, seperti bercelak dan semisalnya. Wallahu A’lam.

Sumber: Dzulqarnain.net

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 01/05/2013, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: