Tanya Jawab Ringkas Vol. 24

Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin

Bagi Hasil dalam Usaha

T: Pemilik modal memberi pinjaman 1 juta dengan syarat penerima modal memberikan bagi hasil 100 ribu per bulan dan penerima modal menyanggupi. Apakah kerjasama ini sesuai syariat? (083878xxxxxx)

J: Kerjasama seperti itu tidak sesuai syariat karena ada unsur spekulasi dan judi. Pemodal bisa merugi karena keuntungan yang didapat ternyata sangat berlipat atau sebaliknya. Yang benar keuntungan dibagi menggunakan persentase sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Sebagai tambahan, hakikat kerjasama tersebut adalah pinjaman berbunga, karena status modal adalah pinjaman yang harus dikembalikan.

Ziarah Kubur bagi Wanita

T: Bolehkah seorang wanita menziarahi makam orang tuanya? Jika wanita tersebut tidak berziarah kubur sekali pun, bagaimana hubungan wanita itu dengan orang tuanya di akhirat kelak? (085383xxxxxx)

J: Ziarah kubur dahulu terlarang kemudian disyariatkan oleh Islam dalam rangka ingat mati dan akhirat. Dalam Islam, ziarah kubur dianjurkan untuk laki-laki. Adapun wanita, sebagian ulama ada yang mengharamkan secara mutlak dan ada yang mengharamkan jika terlalu sering. Namun, jika aman dari fitnah (gangguan) dan tidak ada pelanggaran syariat, boleh sesekali wanita berziarah. Berbakti kepada orang tua yang wafat bagi wanita dengan cara mendoakan.

Bekerja di Pabrik Wig

T: Apa hukum bekerja di tempat pembuatan wig (rambut palsu)? (085729xxxxxx)

J: Bekerja di tempat pembuatan wig hukumnya haram karena merupakan ta’awun di atas dosa. Sahabat Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu sangat keras mengingkari wig karena Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya dengan wig.

Hukum Uang Pungli

T: Bagaimana tindakan yang seharusnya jika kita menerima uang dari pungutan liar (pungli)? (085740xxxxxx)

J: Harta yang haram tidak boleh untuk sesuatu yang berhubungan dengan ibadah seperti masjid, pondok pesantren, kitab agama, dan semisalnya. Namun, untuk yang sifatnya umum, seperti jalan dan WC umum, sebagian ulama membolehkan untuk fakir miskin.

Jualan di Kantor Ribawi

T: Bolehkah titip jual makanan ke kantin kantor yang terdapat perniagaan yang mengandung riba? (081945xxxxxx)

J: Hukum asal jualan adalah halal selama tidak ada akad yang diharamkan. Namun, berjualan/titip jual di tempat yang sudah dikenal dengan kemungkaran atau kemaksiatan tidak diperbolehkan karena ada unsur ridha, mendukung, dan memperbanyak jumlah ahli maksiat.

Gadai Riba

T: Bagaimana hukum menggadaikan barang yang pelunasan uang dari gadai tersebut harus melebihi jumlah uang yang dipinjamkan sebelumnya? Apakah hal ini sama seperti riba? (085747xxxxxx)

J: Gadai dengan pinjaman seperti itu jelas riba.

Riba Koperasi

T: Saya saat ini sedang terjerat riba (pinjam uang di koperasi), sudah setengah setoran. Apakah saya wajib melunasi seluruh setoran atau pokoknya saja? Sebab, kemungkinan besar pihak koperasi tidak mau menerima pinjaman pokoknya saja. (087830xxxxxx)

J: Segera selesaikan tanggungan anda kepada koperasi. Jika anda bisa melobi supaya hanya membayar utang pokok, itu lebih baik. Namun, jika tidak mungkin, selesaikan seluruhnya dan yang menanggung dosa adalah mereka. Perbanyak istighfar dan tobat untuk tidak mengulangi lagi.

Asuransi Syariah

T: Apakah asuransi syariah pada masa kini sesuai dengan syariat Islam? (0819xxxxxx)

J: Hukum asal suatu akad adalah mubah sampai ada bukti yang menunjukkan keharamannya, termasuk asuransi. Namun, secara umum asuransi bisnis tidak ada yang syar’i sampai saat ini.

Pahala Berbakti kepada Mertua

T: Apakah berbakti kepada kedua orang tua pahalanya senilai dengan pahala berbakti kepada mertua? Terutama jika kedua orang tua telah meninggal. (085796xxxxxx)

J: Berbakti kepada orang tua dibandingkan dengan mertua jelas lebih wajib dan lebih utama. Meskipun demikian, Islam sangat menganjurkan berbuat baik kepada mertua. Berbakti kepada orang tua yang sudah wafat adalah dengan mendoakan, berbuat baik kepada keluarga, handai taulan orang tua, dan teman dekat orang tua.

Berdoa saat Sujud

T: Apa boleh kita berdoa saat sujud dalam shalat dengan bacaan doa yang ada di dalam al-Qur’an? (085385xxxxxx)

J: Boleh, namun dengan niat berdoa, bukan tilawatul Qur’an.

Uang Hasil Usaha dari Pinjaman Bank

T: Jika suatu usaha didirikan dengan meminjam uang dari bank, apakah uang hasil dari usaha tersebut halal? (081347xxxxxx)

J: Usaha dari pinjaman bank riba hukumnya haram, hasilnya tidak berkah. Hartanya tercampur dengan yang haram. Selesaikan segera utang kepada bank, selebihnya gunakan untuk usaha.

Makanan Pemberian Orang Kafir

T: Bolehkah kita memakan makanan pemberian orang kafir hasil syukuran? (081575xxxxxx)

J: Makanan orang kafir dalam rangka hari besar atau syukuran mereka tidak boleh dimakan.

Masbuk Tanpa Baca Iftitah

T: Apakah sah ketika seorang makmum masbuk dan mengikuti imam yang sedang sujud tetapi tidak membaca iftitah lebih dahulu (085729xxxxxx)

J: Shalatnya sah, karena saat itu makmum diperintahkan untuk mengikuti imam dalam kondisi apa pun. Di sisi lain, bacaan iftitah adalah sunnah.

Zikir Sambil Memejamkan Mata

T: Bolehkah zikir sesudah shalat sambil memejamkan mata? (085640xxxxxx)

J: Zikir setelah shalat sambil memejamkan mata dalam rangka kekhusyukan dan konsentrasi tidak masalah, walau bukan suatu keharusan. Yang tidak ada sunnahnya adalah shalat sambil memejamkan mata, kecuali apabila tempat shalatnya terdapat banyak hal yang mengganggu kekhusyukan.

Mazhab Hanafi

T: Apakah mazhab Hanafi itu sesat? Karena pendapatnya selalu berbeda dengan mazhab yang lain. (085318xxxxxx)

J: Mazhab Hanafi tidak dikatakan serat. Mereka disebut ashabu ar-ra’yi (mazhab yang mengutamakan logika) karena kurang dalam bidang hadits. Tidak semua pendapat mereka salah. Banyak juga yang rajih atau sesuai dengan pendapat jumhur.

Shalat Memakai Celana Panjang

T: Bolehkah kita shalat dengan memakai kemeja dan celana panjang? (085646xxxxxx)

J: Kalau celana tersebut adalah sirwal yang lebar sehingga tidak membentuk aurat, diperbolehkan. Jika celana tersebut semacam pantalon, tidak boleh. Afdalnya ketika shalat seseorang menggunakan pakaian yang syar’i, suci, bersih, dan rapi; bisa jubah, gamis, atau sarung.

Perbedaan Mandi Haid dan Janabah

T: Apakah perbedaan mandi haid dengan mandi janabah dan bagaimana caranya? (085642xxxxxx)

J: Mandi haid caranya dengan membersihkan seluruh badan menggunakan air, sebersih dan sewangi mungkin, lalu membersihkan bekas darah pada kemaluan dengan kapas yang sudah diberi minyak wangi.

Adapun mandi janabah ada dua cara:

1) Cara yang mencukupi, yaitu dengan mengguyurkan air merata ke seluruh tubuh tiga kali disertai kumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung.

2) Cara yang sempurna. Lihat riwayatnya dalam kitab Bulughul Maram bab mandi janabah.

Sumber: Majalah Asy Syariah no. 93/VII/1434 H/2013, hal. 46-48.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 18/10/2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: