Syarat-Syarat Meruqyah

Soal: Sekarang ini pembacaan Al-Qur’an untuk meruqyah banyak sekali diperdebatkan. Sebagian orang berkata: “Tidak boleh meruqyah dengan membacakan Al-Qur’an kecuali seorang ahli ilmu syar’i.” Sebagian lainnya berkata: “Boleh dilakukan oleh siapa saja yang hafal Al-Qur’an, lurus aqidahnya, termasuk orang baik-baik dan bertakwa. Mohon kiranya Anda sudi menjelaskan masalah ini dan hukum Syar’i yang berkaitan dengannya.

Jawab:

Yang benar adalah ruqyah ini boleh dilakukan oleh setiap orang yang bisa membaca Al-Qur’an dengan bagus, memahami maknanya, lurus aqidahnya, baik amalannya dan luhur akhlaknya. Tidak mesti harus mengetahui masalah-masalah parsial dan tidak pula harus menyelami disiplin-disiplin ilmu lainnya. Berdasarkan kisah Abu Sa’id Al-Khudri yang meruqyah orang yang tersengat kalajengking, orang-orang berkata: “Sebelumnya kami tidak tahu kalau beliau bisa meruqyah.” Atau sebagaimana yang disebutkan dalam hadits riwayat Al-Bukhari (No:2276) dan Muslim (No:2201). Hendaklah orang yang meruqyah meluruskan niatnya, yaitu menolong saudaranya sesama muslim, bukan karena ingin mendapat harta dan imbalan. Supaya Al-Qur’an yang dibacakannya saat meruqyah dapat memberi kesembuhan. Wallahu a’lam.

(Dinukil dari kitab Al-Lu’lu’ Al-Makin kumpulan Fatwa Syaikh Bin Jibrin hal 22)

Sumber: http://islamqa.com/id/7874

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 20/01/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Namun demikian, imam al-Ghazali juga mengingatkan dalam kitab al-Iqtisad fi l-I’tiqad bahwa politik bukanlah segala-galanya. Bahkan dia bukan termasuk masalah prinsip dalam pembahasan akidah. Lebih lanjut beliau berkata: “Pembahasan tentang kepemimpinan (imamah) juga tidak termasuk masalah penting, juga bukan bagian dari disiplin ilmu-ilmu yang rasional yang mengandung masalah fiqh . Tapi dia banyak memicu fanatisme. Orang yang menghindari berkecimpung dalam masalah ini, lebih selamat daripada orang yang berkecimpung di dalamnya, meskipun dia benar. Lebih lagi, bagaimana jikalau dia salah?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: