Khazanah Islam Vol. 7

Tahukah Anda?

• Al Imam Tirmidzi penyusun kitab Sunan Tirmidzi, untuk penyebutan Tirmidzi ada enam cara: Tirmidzi, Tarmidzi, Turmidzi, Tirmudzi, Tarmudzi, dan Turmudzi. (Subulus Salam, Muhammad bin Isma’il Ash-Shan’ani rah 1/88)

• Kuda milik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada tujuh. Masing-masing memiliki nama: As Sakb, Al Murtajaz, Al Lahif, Al Lizaz, Adz Dzarb, Sabhah, dan Al Ward. (Mausu’atul Fawaid karya Ahmad Syamlan hal. 230)

• Buaya memiliki susunan gigi yang unik. Oleh sebab itu, jika ada sesuatu di sela-sela giginya yang membuat tidak nyaman, buaya akan menepi ke daratan sambil membuka mulutnya lebar-lebar. Burung-burung akan berdatangan untuk membersihkan sela-sela giginya. Walaupun terkadang burung itu dimakan oleh buaya. (Majmu’ah Rasail Ibnil Jauzi hal. 195)

• Macan kumbang termasuk binatang buas yang mempunyai suara indah. Jika ia berusaha menerkam calon mangsanya dan gagal sampai tiga kali, macan kumbang akan marah kepada dirinya sendiri. (Majmu’ah Rasail Ibnul Jauzi hal. 195)

• Di dalam Al Qur’an disebutkan 43 (empat puluh tiga) permisalan. (Majmu’ah Rasail Ibnil Jauzi hal. 185)

Tahukah Anda?

• Ummu Darda’ ada dua. Ummu Darda Al Kubra, beliau adalah shahabiyah bernama Khirah. Beliau tidak memiliki riwayat di dalam kutubus sittah. Yang kedua adalah Ummu Darda’ As Sughra. Beliau seorang tabi’iyyah bernama Hujaimah. Beliau memiliki riwayat hadits di dalam kutubus sittah. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 32)

• Ya’qub bin Ibrahim Ad Dauraqi, Muhammad bin Basyar, dan Muhammad bin Al Mutsanna wafat pada tahun yang sama, usia yang sama, berasal dari satu negeri, belajar pada banyak guru yang sama, dan ketiganya adalah guru dari penulis kutubus sittah. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 125)

• Khalid bin Mihran termasuk perawi di dalam kutubus sittah. Beliau digelari dengan Al Hadzdza’ (si tukang sepatu). Gelar tersebut disematkan bukan karena beliau benar-benar seorang tukang sepatu, akan tetapi karena sering bergaul dengan komunitas tukang sepatu. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 87)

• Ulama ahli hadits pertama yang digelari Syaikhul Islam adalah Ahmad bin Abdullah bin Yunus rahimahullah, salah satu guru Imam Bukhari dan Muslim. Beliau wafat pada tahun 227 H. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 22)

• Sahabat ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhu masih berusia tiga belas tahun ketika putra beliau Abdullah bin ‘Amr bin Al Ash lahir. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 120)

• Suwaid bin Ghafalah meninggal dunia pada usia 130 tahun. Pada usia 120 tahun, beliau masih menjadi imam shalat tarawih. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 120)

• Muhammad bin Ajlan rahimahullah berada di dalam kandungan ibunya selama empat tahun. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 120)

• Al Imam Malik rahimahullah berada di dalam kandungan ibunya selama empat tahun. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 120)

• Ad Dhahak bin Muzahim rahimahullah dilahirkan ke dunia dalam keadaan gigi serinya telah tumbuh. (Ithaful Ibad bi Fawaid Durus Syaikh Al Abbad, hal. 120)

Sumber: Majalah Qudwah edisi 12 vol. 1 1434 H/2013 M dan edisi 13 vol. 2 1435 H/2013 M.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 16/03/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: