Tanya Jawab Ringkas Vol. 29

Pada rubrik Tanya Jawab Ringkas edisi ini, kami muat beberapa jawaban dari Ustadz Muhammad Afifuddin.

Daging Akikah untuk Orang Kafir

T: Apakah kita boleh memberikan daging akikah kepada saudara kita yang bukan muslim? (08522xxxxxxx)

J: Boleh, dengan niat untuk hadiah atau melembutkan hati mereka. Begitu pula daging hewan kurban.

Jadi, akikah dan hewan kurban sebagian menjadi sedekah fakir miskin, sebagian menjadi hadiah untuk orang kaya, termasuk di dalamnya orang kafir.

Semir Rambut Hitam Kecoklatan

T: Bolehkah menyemir rambut dengan warna coklat kehitaman karena rambut sudah mulai memutih? Ini atas permintaan suami agar terlihat lebih muda. (081327xxxxxx)

J: Dalam Islam rambut yang memutih karena uban disunnahkan untuk disemir, tetapi dilarang memakai warna hitam. Selama bukan warna hitam, diperbolehkan baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Wanita Shalat Memakai Sendal

T: Apakah shalat memakai sendal hukumnya sunnah? Jika wanita sesekali tidak memakai sendal, apakah bisa dihukumi seperti Yahudi? (08539xxxxxxx)

J: Tidak, karena hukumnya sunnah. Yang tidak melakukannya tidak mendapatkan dosa, apalagi dihukumi seperti Yahudi. Yang dinasihatkan ketika hendak shalat menggunakan sendal adalah mempertimbangkan maslahat dan mudharat dalam pandangan masyarakat umum.

Derajat Hadits Tentang Talak

T: Bagaimana kedudukan hadits, “Perkara halal yang paling dibenci oleh Allah adalah talak”? (08781xxxxxxx)

J: Hadits ini mursal, termasuk riwayat mursal Muharib bin Ditsar. Mursal termasuk golongan hadits dhaif.

Berlepas Diri dari Hizbiyah

T: Apakah beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya berkonsekuensi bahwa saya juga harus berlepas diri dari mereka yang berdakwah tentang agama, namun dalam wadah atau kelompok baru yang tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? (Abu Abdillah – Lampung, 08574xxxxxxx)

J: Benar, itu termasuk konsekuensi tauhid kita. Kita harus berlepas diri dari kaum musyrikin dan kesyirikan serta dari kebid’ahan dan ahli bid’ah.

Shalat Memakai Pakaian Bermotif

T: Bagaimana hukumnya memakai pakaian, seperti sarung, songkok, jubah, gamis yang bermotif/tidak polos dalam shalat? (08524xxxxxxx)

J: Selama motifnya tidak ramai dan tidak mengganggu orang yang shalat, tidak mengapa. Afdalnya memakai yang polos sehingga tidak mengganggu pandangan orang yang shalat.

Partai Politik = Ashabiyah?

T: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya), “Bukan dari golongan kami, orang yang menyeru kepada ashabiyah (fanatisme golongan).” (HR. Abu Dawud)
Apakah orang-orang yang masuk ke partai politik tertentu dan mengampanyekan partainya termasuk dalam hadits ini? (08524xxxxxxx)

J: Ya. Semua riwayat yang melarang kita dari ashabiyah maka termasuk di antaranya adalah partai-partai politik yang ada ini.

Kaos Kaki Tinggi = Musbil?

T: Jika seseorang memakai celana sampai setengah betis kemudian memakai kaos kaki tinggi, apakah termasuk musbil? (08154xxxxxxx)

J: Tidak, karena menggunakan kaos kaki diperbolehkan. Selain itu, diperbolehkan pula menggunakan khuf (sepatu yang menutupi mata kaki). Yang dilarang adalah yang dari atas, baik itu celana, sarung, jubah, maupun gamis.

Antara Umrah & Membantu Orang Miskin

T: Saya pelanggan majalah Asy Syariah ingin bertanya. Sekarang ada fenomena adanya ibadah umrah. Yang saya tanyakan, lebih penting mana antara menjalankan ibadah umrah sementara di sekitar kita, bahkan mungkin saudara di sekitar kita, masih banyak yang hidup miskin? (08564xxxxxxx)

J: Dikerjakan dua-duanya. Kita sisihkan uang untuk membantu orang lain yang membutuhkan, di sisi lain kita juga melakukan umrah. Ringkasnya, ibadah umrah sangat besar keutamaannya dan tidak bertentangan dengan ibadah sedekah.

Perempuan Mendakwahi Lelaki

T: Bolehkan seorang perempuan mendakwahi laki-laki? Sebab, wanita tersebut lebih berilmu dan tidak tahan dengan kemungkaran yang dilakukan oleh si lelaki. (08967xxxxxxx)

J: Boleh dengan syarat aman dari fitnah (godaan) dan dengan cara yang hikmah.

Orang Tua Ingin Anak Belajar ke Luar Negeri

T: Orang tua saya menyuruh saya untuk belajar di Yaman bersama para ulama. Namun, saya merasa belum pantas untuk pergi ke sana karena ilmu saya yang masih sedikit dan umur saya masih 17 tahun. Saya masih merasa takut apabila pergi terlalu jauh. Apa nasihat ustadz, sikap terbaik yang harus saya lakukan? (08237xxxxxxx)

J: Jika menuda keberangkatan dalam rangka memperdalam ilmu yang dirasa penting sehingga lebih mudah ketika belajar di Yaman, itu alasan yang tepat. Akan tetapi, jika ketidaksiapan tersebut karena takut, alasan itu kurang tepat. Sebab, keberangkatan biasanya bersama teman-teman dari Indonesia. Di Yaman juga sudah ada teman-teman dari Indonesia yang akan membagikan pengalaman kepada kita.

Kuatkan hati, azamkan tekad, ambil kesempatan ini sebelum hilang.

Wanita Memakai Sendal Lelaki

T: Wanita memakai sendal seperti laki-laki, apakah itu termasuk tasyabuh? (08579xxxxxxx)

J: Jika sendal tersebut khusus laki-laki, tidak boleh. Tasyabuh tidak hanya terjadi dalam hal pakaian, tetapi dalam hal yang lain pula.

Suami Merantau, Istri Menyuruh pulang

T: Apakah seorang istri berdosa menyuruh suaminya pulang apabila suami tersebut tidak bekerja di rantau. Suami masih menunggu mendapatkan pekerjaan. (08575xxxxxxx)

J: Hal ini kembali terserah kerelaan istri. Jika istri meridhai suami tidak pulang, tidak masalah berada di rantauan. Jika tidak rela, hal itu tidak boleh. Sebab, istri punya hak terhadap suaminya. Jika dalam kondisi yang demikian istri meminta suami pulang, suami harus pulang. Demikian juga ketika suami menimba ilmu agama dan istri memintanya pulang, suami harus pulang. Sebab, itu adalah hak istri.

Menasihati Murid di Depan Umum

T: Apakah boleh seorang pengajar menasihati murid di hadapan orang banyak, seperti di majlis taklim umum? Padahal maurid itu tidak senang dengan yang seperti itu, walaupun memang dia bersalah. (08236xxxxxxx)

J: Hukum asal menasihati seseorang adalah secara sembunyi-sembunyi, bukan di forum umum karena akan menimbulkan banyak mudharat, timbul kesan mencerca, melecehkan, dan menghina.

Akan tetapi, dikecualikan (dibolehkan) jika nasihat tersebut menggunakan bahasa yang umum (tidak menunjuk orang tertentu) sehingga bermanfaat bagi semua pihak. Demikian pula ketika menasihati di depan umum memiliki maslahat yang besar.

Makanan Orang Kafir

T: Tiap daerah ada makanan khasnya, gudeg khasnya Yogya: empek-empek khas Palembang; rujak cingur khasnya Surabaya, dst. Demikian pula di negara kafir Eropa dan Amerika ada makanan khas masing-masing, spaghetti, makaroni, dan pizza khas Italia; hotdog, hamburger, dan fried chicken khas USA, dst. Demikian halnya di negara kafir Asia punya kekhasan, misalnya sukiyaki dan tenpura hana adalah khas Jepang.

Pertanyaan:
1. Apakah memasak, membeli, dan mengonsumsi makanan khas negeri kafir tersebut adalah bentuk tasyabuh dan mendukung syiar mereka?
2. Bagaimana dengan makan di restoran Pizza Hut, McDonald, KFC, dan semacamnya? (0815xxxxxxx)

J: Hukum asal makanan adalah halal kecuali ada dalil yang menunjukkan keharamannya. Selagi makanan itu halal maka boleh dikonsumsi, baik itu makanan yang dibuat oleh kaum muslimin maupun yang dibuat oleh orang kafir. Demikian pula makan di Pizza Hut dan yang semisalnya; jika makanan yang dimakan adalah makanan halal, tidak ada hal-hal yang negatif, diperbolehkan.

Mengaji di Tempat Kematian

T: Kami pelanggan Asy Syariah mau tanya, mengaji di tempat orang meninggal itu boleh atau tidak? Katanya untuk “sangu” orang yang meninggal. Apa pula hukumnya peringatan 7 hari sampai 1000 harinya orang yang meninggal. (08783xxxxxxx)

J: Semua yang disebutkan dalam pertanyaan anda tidak ada contohnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sumber: Majalah Asy Syariah no. 97/IX/1435 H/2013, hal. 29-32.

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 13/04/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: