Apakah Arwah Bisa Saling Berkunjung?

Tanya: Assalamualaikum pak ustadz. Benarkah para arwah di alam kubur bisa saling berkunjung? Mohon penjelasannya, terima kasih.
Dari: Khoirul Shobirin

Jawaban:

Wa alaikumus salam
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Dari A’isyah radhiyallahu ‘anha beliau mengatakan,

ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ،‏‎ ‎ﻭَﻫُﻮَ ﺻَﺤِﻴﺢٌ ﻳَﻘُﻮﻝُ” : ﺇِﻧَّﻪُ ﻟَﻢْ ﻳُﻘْﺒَﺾْ ﻧَﺒِﻲٌّ‏‎ ‎ﻗَﻂُّ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺮَﻯ ﻣَﻘْﻌَﺪَﻩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ، ﺛُﻢَّ ﻳُﺤَﻴَّﺎ‎ ‎ﺃَﻭْ ﻳُﺨَﻴَّﺮَ

Ketika masih sehat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, ”Bahwa tidaklah seorang nabi diwafatkan, hingga dia melihat tempatnya di surga. Kemudian dia diberi salam perpisahan dan diberi pilihan.”

A’isyah radhiyallahu ‘anha melanjutkan, Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit dan mendekati ajal, sementara kepala beliau di pangkuan A’isyah, beliau pingsan. Ketika sadar, beliau menengadahkan matanya ke atap rumah, kemudian beliau mengucapkan,

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﻓِﻴﻖِ ﺍﻷَﻋْﻠَﻰ

”Ya Allah, bersama ar-Rafiq al-A’la.”

A’isyah lalu bertanya, “Berarti anda nanti tidak bersama kami?” Namun ternyata tidak ada jawaban beliau. A’isyah sadar bahwa beliau dalam keadaan seperti yang pernah beliau sampaikan kepada kami ketika beliau masih sehat. (HR. Bukhari 4437 dan Muslim 2444)

Mayoritas ulama menegaskan bahwa yang dimaksud ar-Rafiq al-A’la adalah arwah para nabi dan rasul yang berada di tempat yang sangat tinggi. (Syarh Shahih Muslim an-Nawawi, 15/208)

Hadits ini dijadikan dalil oleh sebagian ulama bahwa arwah yang baik, akan saling ketemu setelah dia berpisah dari jasadnya. Ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelang wafat, beliau diberi pilihan antara tetap tinggal di dunia ataukah bersama ruh para nabi. Kemudian beliau memilih “ar-Rafiq al-A’la”, bersama ruh para nabi yang berada di illiyin, tempat yang sangat tinggi.

Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi menjelaskan,

ﺃﻥ ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﻗﺴﻤﺎﻥ: ﺃﺭﻭﺍﺡ ﻣﻌﺬﺑﺔ،‏‎ ‎ﻭﺃﺭﻭﺍﺡ ﻣﻨﻌﻤﺔ، ﻓﺎﻟﻤﻌﺬﺑﺔ ﻓﻲ ﺷﻐﻞ ﺑﻤﺎ‎ ‎ﻫﻲ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﻋﻦ ﺍﻟﺘﺰﺍﻭﺭ‎ ‎ﻭﺍﻟﺘﻼﻗﻲ ﻭﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﺍﻟﻤﻨﻌﻤﺔ ﺍﻟﻤﺮﺳﻠﺔ‎ ‎ﻏﻴﺮ ﺍﻟﻤﺤﺒﻮﺳﺔ ﺗﺘﻼﻗﻰ، ﻭﺗﺘﺰﺍﻭﺭ، ﻭﺗﺘﺬﺍﻛﺮ‎ ‎ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻣﻨﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻭﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻦ‎ ‎ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻓﺘﻜﻮﻥ ﻛﻞ ﺭﻭﺡ ﻣﻊ ﺭﻓﻴﻘﻬﺎ‎ ‎ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻮ ﻋﻠﻰ ﻣﺜﻞ ﻋﻤﻠﻬﺎ، ﻓﺮﻭﺡ ﻧﺒﻴﻨﺎ‎ ‎ﻣﺤﻤﺪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﻓﻴﻖ‎ ‎ﺍﻷﻋﻠﻰ

Arwah itu ada dua, arwah yang sedang disiksa dan arwah yang mendapat nikmat. Arwah yang sedang disiksa, dia berada dalam kesibukannya menerima siksa, sehingga tidak bisa saling mengunjungi dan saling bertemu. Sementara ruh yang mendapatkan kenikmatan, dia dilepas, dan tidak ditahan, sehingga bisa saling berjumpa, saling berkunjung, saling menyebutkan keadaannya ketika di dunia, dan keadaan penduduk dunia. Sehingga setiap ruh, bersama rekannya yang memiliki amal semisal dengannya. Ruh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama ar-Rafiq al-A’la.

Kemudian Syaikh ar-Rajihi menyebutkan dalilnya,

ﻭﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻋﻠﻰ ﺗﺰﺍﻭﺭﻫﺎ، ﻭﺗﻼﻗﻴﻬﺎ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ‎ ‎ﺗﻌﺎﻟﻰ} :ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻄِﻊِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻓَﺄُﻭﻟَﺌِﻚَ‏‎ ‎ﻣَﻊَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺃَﻧْﻌَﻢَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻴِّﻴﻦَ‏‎ ‎ﻭَﺍﻟﺼِّﺪِّﻳﻘِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟﺸُّﻬَﺪَﺍﺀِ ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ‏‎ ‎ﻭَﺣَﺴُﻦَ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﺭَﻓِﻴﻘًﺎ} ﻭﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﻌﻴﺔ ﺛﺎﺑﺘﺔ‎ ‎ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻭﻓﻲ ﺩﺍﺭ ﺍﻟﺒﺮﺯﺥ، ﻭﻓﻲ ﺩﺍﺭ‎ ‎ﺍﻟﺠﺰﺍﺀ، ﻭﺍﻟﻤﺮﺀ ﻣﻊ ﻣﻦ ﺃﺣﺐ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ‎ ‎ﺍﻟﺪﻭﺭ ﺍﻟﺜﻼﺙ

Dalil bahwa mereka saling berkunjung dan saling bertemu adalah firman Allah, yang artinya,

“Barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, Yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An-Nisa: 69)

Kebersamaan ini bersifat hakiki, di dunia, di alam barzakh, dan di akhirat negeri pembalasan. Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya di tiga tempat ini.

Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi juga mengatakan,

ﻭﻗﺪ ﺃﺧﺒﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﺸﻬﺪﺍﺀ ﺑﺄﻧﻬﻢ ﺃﺣﻴﺎﺀ‎ ‎ﻋﻨﺪ ﺭﺑﻬﻢ ﻳﺮﺯﻗﻮﻥ، ﻭﺃﻧﻬﻢ ﻳﺴﺘﺒﺸﺮﻭﻥ‎ ‎ﺑﺎﻟﺬﻳﻦ ﻟﻢ ﻳﻠﺤﻘﻮﺍ ﺑﻬﻢ ﻣﻦ ﺧﻠﻔﻬﻢ، ﻭﺃﻧﻬﻢ‎ ‎ﻳﺴﺘﺒﺸﺮﻭﻥ ﺑﻨﻌﻤﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻓﻀﻞ،‏‎ ‎ﻭﻫﺬﺍ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺗﻼﻗﻴﻬﻢ

Allah juga telah menyampaikan tentang keadaan para syuhada, bahwa mereka hidup, mendapat rizki di sisi Tuhan mereka. Mereka saling menyampaikan kabar gembira dengan keadaan orang-orang yang masih hidup, yang belum menyusul mereka. Mereka juga saling menyampaikan kabar gembira dengan kenikmatan dan karunia dari Allah. Ini semua menunjukkan bahwa mereka saling bertemu. (Syarh Aqidah Thahawiyah, hlm. 299)

Dalil yang ditunjuk Syaikh ar-Rajihi adalah firman Allah di surat Ali Imran,

ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺤْﺴَﺒَﻦَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗُﺘِﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ‏‎ ‎ﺃَﻣْﻮَﺍﺗًﺎ ﺑَﻞْ ﺃَﺣْﻴَﺎﺀٌ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ﻳُﺮْﺯَﻗُﻮﻥَ .‏‎ ‎ﻓَﺮِﺣِﻴﻦَ ﺑِﻤَﺎ ﺁﺗَﺎﻫُﻢُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣِﻦْ ﻓَﻀْﻠِﻪِ‏‎ ‎ﻭَﻳَﺴْﺘَﺒْﺸِﺮُﻭﻥَ ﺑِﺎﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺤَﻘُﻮﺍ ﺑِﻬِﻢْ ﻣِﻦْ‏‎ ‎ﺧَﻠْﻔِﻬِﻢْ ﺃَﻟَّﺎ ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮﻥَ .‏‎ ‎ﻳَﺴْﺘَﺒْﺸِﺮُﻭﻥَ ﺑِﻨِﻌْﻤَﺔٍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻓَﻀْﻞٍ ﻭَﺃَﻥَّ‏‎ ‎ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﺎ ﻳُﻀِﻴﻊُ ﺃَﺟْﺮَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka bergembira disebabkan karunia yang Allah berikan kepada mereka, dan mereka saling memberi kabar gembira terhadap orang-orang yang masih tinggal (masih hidup) di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka saling memberi kabar gembira dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 169–171)

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan
Pembina KonsultasiSyariah.com)

Sumber: http://www.konsultasisyariah.com/arwah-bisa-saling-berkunjung/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 03/05/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: