Suami Berprofesi Paranormal

Pertanyaan: Bagaimana hukumnya kalau suami kita berprofesi sebagai seorang paranormal, dan bagaimana cara menyikapi suami tersebut? Hubungan suami-istri yang dilakukan halal atau haram? Keluarga sudah sering mengingatkan kepada suami, tapi tidak ada yang didengarkan. Mohon jawabannya. Terima kasih.
Hamba Allah (**cute89@***.com)

Jawaban:

Bismillah.

Semoga Allah membimbing kita ke jalan yang lurus. Amin ….

Sesungguhnya, sesuatu yang gaib hanya diketahui oleh Allah. Allah berfirman,

ﻗُﻞْ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ‏‎ ‎ﺍﻟْﻐَﻴْﺐَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ

“Katakanlah, ‘Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara gaib kecuali Allah’.” (QS. An-Naml: 65)

Allah juga berfirman,

ﻭَﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻣَﻔَﺎﺗِﺢُ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻬَﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ

“Hanya di sisi-Nya kunci-kunci segala yang gaib dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia.” (QS. Al-An’am: 59)

Allah tidak pernah membocorkan perkara gaib yang Dia rahasiakan, kecuali kepada para rasul. Allah berfirman,

ﻋَﺎﻟِﻢُ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻓَﻠَﺎ ﻳُﻈْﻬِﺮُ ﻋَﻠَﻰ ﻏَﻴْﺒِﻪِ ﺃَﺣَﺪًﺍ‎ ‎‏)26 ( ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦِ ﺍﺭْﺗَﻀَﻰ ﻣِﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝٍ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ‏‎ ‎ﻳَﺴْﻠُﻚُ ﻣِﻦْ ﺑَﻴْﻦِ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﻭَﻣِﻦْ ﺧَﻠْﻔِﻪِ ﺭَﺻَﺪًﺍ

“(Dia adalah Tuhan) yang Maha Mengetahui perkara yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan perkara gaib itu kepada seorang pun. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya. Maka sesungguhnya, Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.” (QS. Al-Jin: 26–27)

Karena itu, jika ada orang yang mengklaim bahwa dirinya bisa menerawang perkara gaib maka hanya ada dua kemungkinan:

1. Dia mengaku memiliki kemampuan sebagaimana kemampuan Allah dalam mengetahui perkara gaib.

2. Dia merasa mendapat wahyu sebagaimana para rasul.

Dan kedua kemungkinan ini adalah keyakinan kekufuran!

Penghasilan Paranormal

Manusia paling tidak kreatif di alam ini adalah dukun dan paranormal. Dia tidak memiliki kompetensi yang memadai untuk mendapatkan penghasilan yang halal. Jalan pintas yang dia lakukan adalah meramal dan jadi dukun. Bisa kaya dalam sekejap.

Hanya bermodal komat-kamit, asal nebak-nebak, menatap wajah orang dengan tatapan menakutkan, mengelabuhi pasien, dst, dia bisa mendapatkan ratusan bahkan jutaan untuk satu pasien. Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut upah dukun sebagai hulwanul kahin [arab: ﺣُﻠْﻮَﺍﻥ ﺍﻟﻜَﺎﻫِﻦِ], yang secara bahasa berarti ‘manisan’ dukun.

Keterangan itu terdapat dalam hadits dari Abu Mas’ud Al-Anshari, beliau mengatakan,

ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ‏‎ ‎ﻧَﻬَﻰ ﻋَﻦْ ﺛَﻤَﻦِ ﺍﻟﻜَﻠْﺐِ، ﻭَﻣَﻬْﺮِ ﺍﻟﺒَﻐِﻲِّ،‏‎ ‎ﻭَﺣُﻠْﻮَﺍﻥِ ﺍﻟﻜَﺎﻫِﻦِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan uang hasil jual anjing, upah pelacur, dan hulwan kahin (upah dukun). (HR. Bukhari, no. 2237)

Suami paranormal yang memberikan uang belanja kepada istri dari hasil meramal nasib, atau praktek layaknya paranormal lainnya, sejatinya memberi makan keluarganya dengan harta haram.

Haram Menikah dengan Paranormal (Dukun)

Pada keterangan di atas, kita mendapat kesimpulan bahwa dukun atau paranormal adalah pelaku tindak kekafiran. Karena mengaku mengetahui hal yang ghaib termasuk tindakan kekufuran. Sementara Allah melarang seorang muslimah menikah dengan lelaki yang kafir atau terbukti telah melakukan kekafiran. Allah berfirman,

ﻟَﺎ ﻫُﻦَّ ﺣِﻞٌّ ﻟَﻬُﻢْ

“Tidaklah wanita muslimah itu halal untuk (dinikahi) lelaki yang kafir.” (QS. Al-Mumtahanah: 10)

Karenanya, jika ada seorang wanita menikah dengan lelaki yang terbukti melakukan tindak kekafiran, seperti menjadi paranormal atau dukun maka wanita tersebut harus melapor ke pengadilan agama dan mengajukan gugat cerai.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

Sumber: http://www.konsultasisyariah.com/dilema-jika-suami-seorang-paranormal/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 13/05/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: