Hukum Orang Islam Makan Bersama Orang Kafir

Soal: Apakah haram seorang muslim makan bersama orang Nashrani atau minum bersamanya? Kalau itu haram, bagaimana kita memahami firman Allah: “Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberikan Al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka.” (QS. Al-Maa-idah: 5)?

Jawab:

Al-Hamdulillah. Makan bersama orang kafir tidaklah haram, kalau memang dibutuhkan atau ada kemaslahatan menurut syariat. Namun jangan menjadikan mereka sebagai sahabat sehingga sering makan bersama mereka tanpa sebab yang disyariatkan atau kemaslahatan menurut syariat. Jangan pula bersikap akrab dengan mereka dan tertawa-tawa bersama mereka.

Tapi kalau diperlukan, seperti makan bersama tamu untuk menunjukkan kebenaran kepada mereka atau untuk menunjukkan jalan Allah kepada mereka atau karena sebab-sebab lain, maka boleh saja.

Dihalalkannya makanan Ahli Kitab kepada kita tidak berarti boleh menjadikan mereka sebagai sahabat dan teman-teman duduk. Juga tidak menunjukkan dibolehkannya makan-minum bersama mereka tanpa keperluan tertentu atau tanpa kemaslahatan yang disyariatkan.

Wallahu Waliyyut Taufik.

[Kitab Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz -Rahimahullah– IX : 324]

Sumber: http://islamqa.info/id/10342

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 01/08/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: