Di Hadapannya Ada Beberapa Pilihan, Bagaimana Dia Istikharah?

Tanya: Saya seorang mahasiswa di Kanada yang ingin melanjutkan studi di Magister Teknik. Kini saya bingung terkait 5 spesialis dalam bidang teknik. Apakah saya shalat istikharah sekali lalu saya sebutkan seluruh spesialisasi yang lima tersebut atau saya shalat lima kali untuk setiap spesialisasi yang akan saya pilih? Mohon jawaban dan penjelasannya. Jazaakumullah khairan.

Jawaban:

Alhamdulillah.

Makna istikharah adalah seorang muslim mohon kepada Allah agar dipilihkan baginya perkara yang lebih baik di antara dua pilihan baik dalam urusan agama maupun dunia.

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Istikharah maknanya adalah memohon kebaikan di antara dua perkara.” (Syarah Riyadhush-Shalihin, hal. 792)

Dikatakan dalam Tajul ‘Arus, 11/250, “Dalam hadits istikharah ‎‏’ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺧﺮ ﻟﻲ’ maksudnya adalah, ‘Pilihkan yang terbaik di antara dua perkara. Dasarnya shalat istikharah berlaku untuk satu perkara, apakah seseorang melakukannya atau meninggalkannya.

Karena itu, hendaknya anda memperhatikan dan menimbang pilihan-pilihan itu serta berkonsultasi kepada orang yang ahli dan dipercaya dalam agama dan pengetahuannya. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺷَﺎﻭِﺭْﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮِ‏‎ ‎‏)ﺳﻮﺭﺓ ﺁﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ159 : )

“Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS. Ali Imran: 159)

Jika dia telah berkonsultasi dan tampak baginya bahwa suatu pilihan mendatangkan kebaikan, maka hendaknya pilihan tersebut dia istikharahkan kepada Allah Ta’ala.

An-Nawawi rahimahullah berkata, “Dianjurkan bermusyawarah dahulu sebelum (shalat) istikhoroh. Kepada orang yang dikenal nasehatnya, kasih sayangnya, berpengalaman dan dipercaya agama dan pengetahuannya. (‘Al-Mausu’ah AL-Fiqhiyyah, 3/243)

DR. Muhammad bin Abdul Aziz Al-Musnid, “Jika seorang muslim hendak melakukan suatu perbuatan, sedangkan di hadapannya hanya terdapat satu pilihan yang hendak dia kerjakan, maka hendaknya dia istikharah kepada Allah Ta’ala untuk mengerjakannya, setelah itu hendaknya dia tunaikan. Jika dia hendak meninggalkannya, maka hendaknya dia istikharah untuk meninggalkannya. Adapun jika di hadapannya terdapat beberapa pilihan, maka hendaknya dia berkonsultasi dahulu kepada orang yang dia percaya dari segi ilmu dan spesialisasinya. Setelah itu dia tetapkan satu pilihan saja dari berbagai pilihan yang ada. Jika dia sudah ingin melaksanakannya, maka ketika itu hendaknya dia istikharah.
Selesai.

Jika anda telah istikharah untuk satu pilihan, namun Allah belum mentakdirkan hal itu, maka beralihlah kepada pilihan berikutnya, lalu istikharahlah kepada Allah setelah menimbang-nimbang dan berkonsultasi. Jika anda beristikharah satu kali untuk setiap pilihan (berarti anda lima kali shalat istikharah), kemudian anda pancangkan niat untuk mengambil salah satunya, tampaknya tidak ada larangan dalam hal itu.

Sebagai tambahan tentang shalat istikharah, hendaklah memperhatikan jawaban soal no. 112151, 11981, 2217.

Hanya kepada Allah kita memohon taufiq dan kebenaran.

[Soal Jawab Tentang Islam]

Sumber: http://islamqa.info/id/130169

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 25/08/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: