Wanita Hamil Besar Tidak Bisa Ruku’ dan Sujud, Gimana Cara Shalatnya?

Wanita hamil besar bisa jadi kesulitan untuk melakukan ruku’ dan sujud karena perut mereka membesar dan agak susah melipat dan membungkuk. Bagaimana cara shalat mereka?

Kaidah Umum Cara Shalat Bagi Orang Tidak Mampu

Ibu hamil termasuk golongan yang tidak mampu. Maka mereka termasuk dalam kaidah ini cara shalat orang yang tidak mampu secara umum. Sebagaimana dalam hadits,

ﺻﻞ ﻗﺎﺋﻤﺎً ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﺗﺴﺘﻄﻊ ﻓﻘﺎﻋﺪﺍً، ﻓﺈﻥ‎ ‎ﻟﻢ ﺗﺴﺘﻄﻊ ﻓﻌﻠﻰ ﺟﻨﺐ، ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﺗﺴﺘﻄﻊ‎ ‎ﻓﻤﺴﺘﻠﻘﻴﺎً

“Shalatlah sambil berdiri, jika tidak mampu maka sambil duduk, jika tidak mampu maka sambil berbaring, jika tidak mampu maka sambil telentang.” [1]

Ini adalah kemudahan dari Allah Ta’ala, karena memang kita diperintahkan agar bertakwa semampunya dan Allah tidak membebankan melebihi kemampuan hamba-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

ﻓَﺎﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻣَﺎ ﺍﺳْﺘَﻄَﻌْﺘُﻢ

“Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian.” (At-Taghabun: 16)

Allah Ta’ala berfirman,

ﻻَ ﻳُﻜَﻠِّﻒُ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻻَّ ﻭُﺳْﻌَﻬَﺎ

“Allah tidak membebani satu jiwa kecuali sesuai kemampuannya.” (Al-Baqarah: 286)

Ibu Hamil Bisa Shalat di Kursi

Jika ibu hamil besar tidak bisa shalat di atas kursi atau duduk di lantai, akan tetapi duduk di lantai lebih baik karena sunnahnya adalah shalat duduk bersila di lantai jika mampu.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

ﻓﺈﻥ ﻛﺎﻥ ﻻ ﻳﺴﺘﻄﻴﻊ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ﺻﻠﻰ ﺟﺎﻟﺴﺎً‏‎ ‎ﻭﺍﻷﻓﻀﻞ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﺘﺮﺑﻌﺎً ﻓﻲ ﻣﻮﺿﻊ‎ ‎ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ﻭﺍﻟﺮﻛﻮﻉ

“Jika tidak mampu berdiri maka shalat dengan cara duduk dan yang paling baik caranya dengan duduk bersila pada tempat berdiri dan rukuk.” [2]

Beliau juga menegaskan,

ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﺘﺮﺑﻊ ﻟﻴﺲ ﻭﺍﺟﺒﺎً ، ﻓﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﺠﻠﺲ‎ ‎ﻛﻴﻔﻤﺎ ﻳﺸﺎﺀ ﻷﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ‏‎ ‎ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗﺎﻝ : ) ﻓَﺈِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﺴْﺘَﻄِﻊْ ﻓَﻘَﺎﻋِﺪًﺍ (‏‎ ‎ﻭﻟﻢ ﻳﺒﻴﻦ ﻛﻴﻔﻴﺔ ﻗﻌﻮﺩﻩ

“Shalat duduk bersila bukanlah hal yang wajib, ia bisa shalat dengan cara yang ia inginkan (mudah) karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Jika tidak mampu maka dengan cara duduk’. Beliau tidak menjelaskan tata cara duduknya.” [3]

Bisa Berisyarat Ketika Rukuk dan Sujud

Jika mampu berdiri maka hendaknya berisyarat (lebih bungkuk sedikit) jika tidak mampu rukuk dan sujud. Dan ia tetap harus shalat dalam keadaan berdiri. Kemudian jika ia mampu duduk, ia duduk dan berisyarat ketika sujud.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

ﻭﻣﻦ ﻗﺪﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ﻭﻋﺠﺰ ﻋﻦ ﺍﻟﺮﻛﻮﻉ‎ ‎ﺃﻭ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻟﻢ ﻳﺴﻘﻂ ﻋﻨﻪ ﺍﻟﻘﻴﺎﻡ ، ﺑﻞ‎ ‎ﻳﺼﻠﻲ ﻗﺎﺋﻤﺎً ﻓﻴﻮﻣﺊ ﺑﺎﻟﺮﻛﻮﻉ ) ﻳﻌﻨﻲ‎ ‎ﻭﻫﻮ ﻗﺎﺋﻢ ( ، ﺛﻢ ﻳﺠﻠﺲ ﻭﻳﻮﻣﺊ‎ ‎ﺑﺎﻟﺴﺠﻮﺩ . . . ﻭﻳﺠﻌﻞ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﺃﺧﻔﺾ‎ ‎ﻣﻦ ﺍﻟﺮﻛﻮﻉ ، ﻭﺇﻥ ﻋﺠﺰ ﻋﻦ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ‎ ‎ﻭﺣﺪﻩ ﺭﻛﻊ ﻭﺃﻭﻣﺄ ﺑﺎﻟﺴﺠﻮﺩ . . .‏‎ ‎ﻭﻣﺘﻰ ﻗﺪﺭ ﺍﻟﻤﺮﻳﺾ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺀ ﺍﻟﺼﻼﺓ‎ ‎ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻋﺎﺟﺰﺍً ﻋﻨﻪ ﻣﻦ ﻗﻴﺎﻡ ﺃﻭ‎ ‎ﻗﻌﻮﺩ ﺃﻭ ﺭﻛﻮﻉ ﺃﻭ ﺳﺠﻮﺩ ﺍﻧﺘﻘﻞ ﺇﻟﻴﻪ

“Barang siapa yang mampu berdiri dan tidak mampu sujud atau rukuk, maka tidaklah gugur kewajiban berdiri. Ia tetap shalat berdiri dan berisyarat ketika rukuk (dalam keadaan berdiri) kemudian duduk dan berisyarat untuk sujud. Ia jadikan sujudnya lebih rendah daripada ruku’nya. Jika tidak mampu sujud saja maka ia rukuk dan berisyarat ketika sujud. Kapanpun seorang sakit ketika shalatnya tidak mampu berdiri, duduk, ruku’ dan sujud maka ia berpaling darinya (tidak dilakukan).” [4]

Alhamdulillah, banyak mengambil faidah dari http://islamqa.info/ar/ref/36738

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] HR. Al Bukhari.

[2] Shalatul Marid, Syaikh Al-Utsaimin.

[3] Syarhul Mumti’ 4/462.

[4] Ahkamul Shalatil Maridh wa Thaharatuhu

Sumber: http://muslimafiyah.com/wanita-hamil-besar-tidak-bisa-ruku-dan-sujud-gimana-cara-shalat.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 05/09/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: