Apa yang Dilakukan Jika Mengetahui Ada Bagian Anggota Wudhu yang Tidak Terkena Air Setelah Shalat?

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan: Jika seseorang berwudhu ketika hendak shalat, namun setelah shalat dia mendapati ada sedikit bagian tangannya yang tidak terkena air, maka apakah yang harus dia lakukan?

Jawaban:

Hendaknya dia mengulangi wudhu dan shalatnya, karena adanya sesuatu yang menghalangi sampainya air ke anggota badan yang wajib disucikan, jadi anggota badan tersebut belum suci. Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮْﺍ ﺇِﺫَﺍ ﻗُﻤْﺘُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺼَّﻼﺓِ‏‎ ‎ﻓَﺎﻏْﺴِﻠُﻮْﺍ ﻭُﺟُﻮْﻫَﻜُﻢْ.

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan shalat maka basuhlah wajah kalian.” (QS. Al-Maidah: 6)

Jadi jika di wajah ada sesuatu yang menghalangi sampainya air, maka ini teranggap hanya membasuh sebagian wajahnya saja. Demikan juga hal ini berlaku pada seluruh anggota badan yang lain. Oleh karena inilah para ulama mensyaratkan sahnya wudhu dengan menghilangkan hal-hal yang menghalangi sampainya air, seperti adonan tepung, minyak, gibs, dan semisalnya.

Sumber artikel: Fataawaa Nuurun Alad Darb, III/95, pertanyaan no. 1424.

Alih bahasa: Abu Almass, Sabtu, 25 Rajab 1435 H.

Sumber: http://forumsalafy.net/?p=3398

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 25/09/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: