Bapakku Memaksaku untuk Mencukur Jenggot dan Melakukan Isbal, Bolehkah Aku Meninggalkan Rumah?

Fatwa Asy-Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri hafizhahullah

Tanya: Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan wahai Syaikh kami, dan ini ada pertanyaan yang ketujuh dari Tunisia:

Penanya berkata: Bapakku memukulku dengan sangat keras, memintaku untuk mencukur jenggot dan melakukan isbal terhadap pakaianku (memanjangkan pakaian sampai menutupi mata kaki) serta memaksaku untuk menjadi petugas keamanan, maka bolehkah aku meninggalkan rumah demi menyelamatkan agamaku?

Jawab:

Pertama: Sampaikan salam dariku kepada Bapakmu, katakan kepada beliau: ‘Ubaid Al-Jabiri dari Madinah Nabawiyah menyampaikan salam kepadamu wahai Bapakku.

Kedua: Sampaikan kepada beliau nasihatku, bahwa hendaklah ia tidak melakukan ini kepadamu, karena perintahnya kepadamu untuk mencukur jenggot dan memanjangkan pakaian sampai menutupi mata kaki adalah termasuk kemaksiatan.

Dan laki-laki yang memanjangkan pakaian sampai menutup mata kaki adalah dosa besar karena kerasnya ancaman terhadap pelakunya (dalam hadits-hadits yang mutawatir). Dan bahwa pelakunya adalah satu dari tiga orang yang Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat, tidak berbicara kepada mereka, tidak mensucikan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.

Dan mencukur jenggot hukumnya haram, membiarkannya tumbuh lebat hukumnya wajib, maka orang yang mencukurnya berdosa, dan yang membiarkannya berpahala, karena perintah-perintah dalam hadits-hadits yang mutawatir, diantaranya sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

) )ﺍﻋْﻔُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ ( (

“Biarkanlah jenggot-jenggot kalian.”

) )ﻭَﻓِّﺮُﻭﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ ( (

“Biarkanlah jenggot-jenggot kalian tumbuh lebat.”

) )ﺍﻛْﺮِﻣُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ ( (

“Muliakanlah jenggot-jenggot kalian.”

Dan janganlah kamu meninggalkan rumah, dan ini adalah perkara kedua yang aku perintahkan kepadamu. Janganlah kamu meninggalkan rumah kecuali dalam dua keadaan:

Keadaan pertama: Apabila engkau ketika meninggalkan rumah kedua orang tuamu engkau memiliki kecukupan, sehingga engkau tidak menyusahkan orang lain, artinya apabila memungkinkan bagimu untuk menyewa rumah dengan biaya sendiri untuk engkau tempati, demikian pula engkau memiliki pekerjaan yang dapat menjamin tempat tinggalmu dan penghasilanmu, ini pertama.

Keadaan kedua: Apabila Bapakmu masih terus memaksamu untuk melakukan perbuatan dosa seperti yang engkau sebutkan (maka boleh engkau meninggalkan rumah). Dan aku mengira Bapakmu tidak akan menyelisihi kebenaran jika beliau telah mendengarnya, aku tidak mengira –insya Allah- beliau akan menyelisihi nasihat kami.

Na’am.

ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ‎ ‎ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ

Sumber: http://ar.miraath.net/fatwah/8060

Sumber: http://sofyanruray.info/bapakku-memaksaku-untuk-mencukur-jenggot-dan-melakukan-isbal-bolehkah-aku-meninggalkan-rumah/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 04/10/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: