Operasi Implan Payudara untuk Membahagiakan Suami

Berikut adalah sebuah kasus kehidupan yang diajukan seseorang kepada Al-Lajnah Ad-Daimah.

ﺱ: ﺃﻓﻴﺪ ﻓﻀﻴﻠﺘﻜﻢ ﺑﺄﻧﻲ ﺭﺟﻞ ﻣﺘﺰﻭﺝ‎ ‎ﻣﻦ ﺍﻣﺮﺃﺓ ﺗﻌﺎﻧﻲ ﻣﻦ ﺿﻤﻮﺭ ﺷﺪﻳﺪ ﻓﻲ‎ ‎ﺍﻟﺜﺪﻳﻴﻦ، ﻭﻓﻲ ﺍﻟﺴﻨﻮﺍﺕ ﺍﻟﻤﺎﺿﻴﺔ ﻛﺎﻥ‎ ‎ﺷﻜﻞ ﺍﻟﺜﺪﻳﻴﻦ ﻳﺘﺤﺴﻦ ﺃﺛﻨﺎﺀ ﻓﺘﺮﺓ‎ ‎ﺍﻟﺮﺿﺎﻋﺔ ﻧﻈﺮﺍ ﻟﻮﺟﻮﺩ ﺍﻟﻠﺒﻦ، ﺛﻢ ﻳﻌﻮﺩ ﺑﻌﺪ‎ ‎ﺫﻟﻚ ﺇﻟﻰ ﺿﻤﻮﺭﻩ ﺍﻟﻤﻌﺘﺎﺩ، ﻭﻟﻜﻦ ﺍﺯﺩﺍﺩ‎ ‎ﺍﻷﻣﺮ ﺳﻮﺀﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺍﻷﺧﻴﺮﺓ ﺣﻴﻦ ﺑﻠﻎ‎ ‎ﺍﻟﻀﻤﻮﺭ ﺩﺭﺟﺔ ﺗﺠﻌﻞ ﺍﻟﺜﺪﻱ ﻛﺜﺪﻱ‎ ‎ﺍﻟﺮﺟﻞ، ﺃﻱ ﻻ ﺗﻈﻬﺮ ﻣﻨﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﺤﻠﻤﺔ‎ ‎ﺍﻟﺼﻐﻴﺮﺓ، ﻗﺪ ﻋﺮﺿﺘﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ ﺍﻷﻃﺒﺎﺀ‎ ‎ﻓﻲ ﻗﻄﺮ ﻭﻧﺼﺢ ﺑﺈﺟﺮﺍﺀ ﻋﻤﻠﻴﺔ ﺟﺮﺍﺣﻴﺔ‎ ‎ﺑﺎﺳﺘﺨﺪﺍﻡ ﻣﺎﺩﺓ )ﺍﻟﺴﻴﻠﻜﻮﻥ ( ﺩﺍﺧﻞ ﺍﻟﺜﺪﻱ‎ ‎ﺣﺘﻰ ﻳﻤﻜﻦ ﺍﻟﺘﺤﻜﻢ ﻓﻲ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﺣﺠﻤﻪ،‏‎ ‎ﻭﺍﻟﺘﻘﺮﻳﺮ ﺍﻟﻤﺘﺮﺟﻢ ﺍﻟﻤﺮﻓﻖ ﻳﺜﺒﺖ ﺫﻟﻚ،‏‎ ‎ﻭﻣﺸﻜﻠﺘﻲ ﺍﻵﻥ ﺫﺍﺕ ﺷﻘﻴﻦ: ﺍﻟﺸﻖ‎ ‎ﺍﻷﻭﻝ: ﺍﻟﺤﺎﻟﺔ ﺍﻟﻨﻔﺴﻴﺔ ﺍﻟﺴﻴﺌﺔ ﻟﺰﻭﺟﺘﻲ‎ ‎ﺑﺴﺒﺐ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﺸﻜﻠﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺠﻌﻠﻬﺎ ﺗﺸﻌﺮ‎ ‎ﺑﺎﻟﻨﻘﺺ ﻟﺤﺮﻣﺎﻧﻬﺎ ﻣﻦ ﺟﻤﺎﻝ ﺍﻟﺼﺪﺭ‎ ‎ﻭﻋﺪﻡ ﻗﺪﺭﺗﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺇﻣﺘﺎﻉ ﺍﻟﺰﻭﺝ. ﺍﻟﺸﻖ‎ ‎ﺍﻟﺜﺎﻧﻲ: ﻣﻌﺎﻧﺎﺗﻲ ﺍﻟﺸﺪﻳﺪﺓ ﻣﻦ ﻋﺪﻡ‎ ‎ﺍﺳﺘﻤﺘﺎﻋﻲ ﺍﻟﻜﺎﻣﻞ ﺑﺰﻭﺟﺘﻲ ﻛﺴﺎﺋﺮ‎ ‎ﺍﻷﺯﻭﺍﺝ، ﻣﻤﺎ ﻳﺠﻌﻠﻨﻲ ﺃﺷﻌﺮ ﺑﺎﻟﻀﻴﻖ‎ ‎ﻭﺍﻻﻛﺘﺌﺎﺏ، ﻓﻬﻮ ﺃﻣﺮ ﻟﻴﺲ ﺑﺎﻟﻬﻴﻦ ﻭﻗﺪ‎ ‎ﻭﺻﻒ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻧﺴﺎﺀ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺑﻘﻮﻟﻪ:‏‎ ‎‏}ﻭَﻛَﻮَﺍﻋِﺐَ ﺃَﺗْﺮَﺍﺑًﺎ{ ﻣﻤﺎ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺃﻫﻤﻴﺔ‎ ‎ﺟﻤﺎﻝ ﺍﻟﺼﺪﺭ ﻟﻠﻤﺮﺃﺓ.

Pertanyaan: Saya seorang laki-laki yang sudah menikah, istri saya terkena penyakit “atropi” (pengecilan) payudara yang parah. Beberapa tahun yang lalu bentuknya bagus ketika ia masih menyusui karena adanya susu. Kemudian ia kembali kebentuk semula. Akan tetapi penyakitnya bertambah parah pada akhir-akhir ini, tatkala bentuknya hampir mirip dengan payudara laki-laki, yaitu tidak ada benjolan kecuali kecil.

Saya telah berkonsultasi kepada salah satu dokter, ia memberi masukan agar melakukan operasi implan payudara dengan silikon sehingga bentuk dan ukurannya bisa bertambah. Saya menghadapi dua masalah sekarang:

1. Kondisi psikologis istri yang kurang baik karena bentuk payudara yang kurang dan merusak keindahan serta menghalangi suami menikmatinya.

2. Penderitaan saya yang sangat karena tidak bisa menikmati istri saya secara sempurna, hal ini menjadikan hidupku sempit dan depresi. Ini bukanlah perkara yang ringan bagiku. Allah Telah mensifati wanita penduduk surga dalam firmannya,

“Dan gadis-gadis remaja yang sebaya.”

Ini menunjukkan pentingnya keindahan dada bagi wanita (untuk suaminya).

ﻭﺍﻟﺴﺆﺍﻝ ﺍﻵﻥ:
– 1 ﻫﻞ ﻳﺠﻮﺯ ﺇﺟﺮﺍﺀ ﻣﺜﻞ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻌﻤﻠﻴﺔ‎ ‎ﻟﺰﻭﺟﺘﻲ ﻟﻸﺳﺒﺎﺏ ﺍﻟﻤﺘﻘﺪﻡ ﺫﻛﺮﻫﺎ؟ .
– 2 ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺟﺎﺋﺰﺍ، ﻓﻬﻞ ﻳﺴﺘﻮﻱ ﻓﻲ‎ ‎ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻌﻤﻠﻴﺔ ﺍﻟﺠﺮﺍﺣﻴﺔ ﻟﻠﺜﺪﻳﻴﻦ ﻭﺍﻟﺤﻘﻦ‎ ‎ﺑﺎﻹﺑﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﺜﺪﻱ ﻧﻔﺴﻪ؟ ﻋﻠﻤﺎ ﺑﺄﻥ‎ ‎ﺍﻟﻄﺒﻴﺐ ﻟﻢ ﻳﺬﻛﺮ ﻟﻲ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻟﻬﺬﺍ ﺍﻟﻌﻼﺝ‎ ‎ﺁﺛﺎﺭ ﺟﺎﻧﺒﻴﺔ ﺃﻡ ﻻ؟ ﺃﻓﺘﻮﻧﻲ ﺟﺰﺍﻛﻢ ﺍﻟﻠﻪ‎ ‎ﺧﻴﺮﺍ ﻓﻲ ﺍﻹﻗﺪﺍﻡ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﻼﺝ ﺃﻭ‎ ‎ﺍﻟﻜﻒ ﻋﻨﻪ.

Pertanyaanku sekarang:

1. Apakah boleh melakukan operasi ini untuk istri saya dengan alasan tersebut?

2. Jika boleh, apakah sama (hukumnya) operasi payudara ini dengan suntikan pada payudara?

Perlu diketahui bahwa dokter tidak menyebutkan padaku apakah ada efek sampingnya atau tidak. Tolong berikan keterangan apakah perlu dilakukan atau tidak.

ﺝ: ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻮﺍﻗﻊ ﻛﻤﺎ ﺫﻛﺮ، ﻓﻴﺠﻮﺯ ﺇﺟﺮﺍﺀ‎ ‎ﻋﻤﻠﻴﺔ ﻟﻤﻌﺎﻟﺠﺔ ﺍﻟﺜﺪﻳﻴﻦ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﻳﺘﺮﺗﺐ‎ ‎ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﺿﺮﺭ ﻋﻠﻰ ﺟﺴﻢ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ؛ ﻷﻥ‎ ‎ﻣﺎ ﺫﻛﺮ ﻫﻮ ﻣﻦ ﺍﻷﻣﺮﺍﺽ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﺸﺮﻉ‎ ‎ﻋﻼﺟﻬﺎ، ﻛﻤﺎ ﺩﻟﺖ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻨﺼﻮﺹ‎ ‎ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﺍﻟﻜﺜﻴﺮﺓ.

Jawaban:

Jika kenyataannya sebagaimana yang disebutkan, maka BOLEH melakukan operasi tersebut untuk mengobati payudara. Jika tidak timbul bahaya pada tubuh wanita tersebut. Karena apa yang disebutkan merupakan penyakit yang harus disembuhkan sebagaimana ditunjukkan oleh banyak dalil-dalil syar’i. [1]

Haram Operasi Payudara tanpa Indikasi Medis (untuk Mengobati)

Karena termasuk mengubah ciptaan Allah. Hukum asalnya haram mengubah ciptaan Allah, misalnya operasi mengecilkan hidung dan operasi ganti kelamin. Allah Ta’ala berfirman,

..ﻭَﻵﻣُﺮَﻧَّﻬُﻢْ ﻓَﻠَﻴُﻐَﻴِّﺮُﻥَّ ﺧَﻠْﻖَ

“Dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya.” (An-Nisa’: 119)

Akan tetapi untuk pengobatan dan mengembalikan ke dalam bentuk ciptaan Allah maka hukumnya boleh. Misalnya operasi pada kasus di atas, operasi hidrocepalus, operasi pengangkatan tumor, operasi cacat bawaan. Sebagaimana riwayat sahabat Urfujah bin As’ad radhiallahu ‘anhu, ia menggunakan emas untuk memperbaiki hidungnya, padahal emas haram bagi laki-laki.

ﺃَﻧَّﻪُ ﺃُﺻِﻴﺐَ ﺃَﻧْﻔُﻪُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻜُﻠَﺎﺏِ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴَّﺔِ،‏‎ ‎ﻓَﺎﺗَّﺨَﺬَ ﺃَﻧْﻔًﺎ ﻣِﻦْ ﻭَﺭِﻕٍ ﻓَﺄَﻧْﺘَﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻓَﺄَﻣَﺮَﻩُ‏‎ ‎ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻥْ ﻳَﺘَّﺨِﺬَ ﺃَﻧْﻔًﺎ‎ ‎ﻣِﻦْ ﺫَﻫَﺐٍ

“Hidungnya terkena senjata pada peristiwa perang Al-Kulab di zaman jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun hidungnya malah membusuk. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk menggunakan tambal hidung dari emas.” [2]

Dan HARAM apabila mengubah ciptaan Allah untuk memperindah penampilan, termasuk operasi implan payudara. Sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,

ﻟَﻌَﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﻮَﺍﺷِﻤَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟﻤُﻮﺗَﺸِﻤَﺎﺕِ،‏‎ ‎ﻭَﺍﻟﻤُﺘَﻨَﻤِّﺼَﺎﺕِ ﻭَﺍﻟﻤُﺘَﻔَﻠِّﺠَﺎﺕِ، ﻟِﻠْﺤُﺴْﻦِ‏‎ ‎ﺍﻟﻤُﻐَﻴِّﺮَﺍﺕِ ﺧَﻠْﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪِ

“Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah.” [3]

Demikian semoga bermanfaat.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 25/16, syamilah.

[2] HR. An-Nasai 5161, Abu Daud 4232, dihasankan oleh Al-Albani.

[3] HR. Bukhari 4886.

Sumber: http://muslimafiyah.com/operasi-implan-payudara-untuk-membahagiakan-suami.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 11/12/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: