Hukum Berobat Menggunakan Turunan Hewan (misalnya Insulin)

Ada beberapa obat dalam kedokteran modern yang menggunakan turunan hewan. Salah satunya Insulin yang sering digunakan bagi penderita diabetes mellitus (sakit gula) tahap lanjut. Insulin dibuat dengan diisolasi dari pankreas sapi atau babi (sekarang sudah canggih dengan menggunakan rekayasa genetika, DNA penghasil insulin disisipkan ke DNA bakteri, sehingga bakteri menghasilkan insulin). Bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini? Berikut sedikit pembahasannya.

Rincian Hukum Menggunakan Obat Turunan dari Hewan

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid hafizahullah berkata,

ﺃﻣﺎ ﻟﻮ ﺻﻨﻊ ﺍﻟﺪﻭﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﻴﻮﺍﻥ ﻓﻠﻪ ﺛﻼﺛﺔ‎ ‎ﺃﺣﻮﺍﻝ :
ﺍﻷﻭﻟﻰ : ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻤﺎ ﻳﺆﻛﻞ ﻟﺤﻤﻪ ﻭﻗﺪ‎ ‎ﺫﻛﻲ ﻓﺎﻟﺘﺪﺍﻭﻱ ﺑﻪ ﻣﺒﺎﺡ .‏‎ ‎ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ : ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻤﺎ ﻳﺆﻛﻞ ﻟﺤﻤﻪ ﻭﻟﻢ‎ ‎ﻳﺬﻛﻰ ﻓﻼ ﻳﺠﻮﺯ ﺍﻟﺘﺪﺍﻭﻱ ﺑﻪ ، ﻷﻧﻪ ﺣﺮﺍﻡ‎ ‎ﻭﻗﺪ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ” :‏‎ ‎ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻢ ﻳﺠﻌﻞ ﺷﻔﺎﺀﻛﻢ ﻓﻴﻤﺎ ﺣﺮﻡ‎ ‎ﻋﻠﻴﻜﻢ ” ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻓﻲ ﺻﺤﻴﺤﻪ‎ ‎ﻣﻌﻠﻘﺎ ﻣﻦ ﻛﻼﻡ ﺍﺑﻦ ﻣﺴﻌﻮﺩ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ‎ ‎ﻋﻨﻪ ﻓﻲ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻷﺷﺮﺑﺔ .‏‎ ‎ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ : ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﻤﺎ ﻻ ﻳﺆﻛﻞ ﻟﺤﻤﻪ ﻓﻼ‎ ‎ﻳﺠﻮﺯ ﺍﻟﺘﺪﺍﻭﻱ ﺑﻪ ؛ ﻟﻤﺎ ﺗﻘﺪﻡ ، ﻭﻫﺬﺍ‎ ‎ﺷﺎﻣﻞ ﻟﻠﺤﻢ ﺍﻟﺨﻨﺰﻳﺮ

Adapun obat yang dibuat dari turunan hewan maka ada tiga keadaan:

Pertama: Dari hewan yang halal dimakan dagingnya dan disembelih maka berobat dengan ini hukumnya mubah.

Kedua: Dari hewan yang halal dimakan akan tetapi tidak disembelih maka tidak boleh berobat dengannya karena obat itu haram sebagaimana riwayat,

“Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan/obat pada apa yang Allah haramkan bagi kalian.”

Ketiga: Dari hewan yang haram dimakan dagingnya, maka tidak boleh berobat dengan hal ini sebagaimana hadits di atas, termasuk daging babi. [1]

Sudah Ditemukan Obat dari Turunan Hewan yang Halal

Berobat dengan turunan hewan yang haram dimakan maka hukumnya juga haram. Sebagaimana keterangan dari Lajnah Daimah (Komite fatwa di Saudi) mengenai insulin dari babi.

ﺍﺳﺘﻌﻤﺎﻝ ﺍﻷﻧﻮﺍﻉ ﻣﻦ ﺍﻷﻧﺴﻮﻟﻴﻦ‎ ‎ﺍﻟﻤﺴﺘﺨﻠﺺ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﻨﺰﻳﺮ ﺣﺮﺍﻡ؛ ﻟﻤﺎ ﺛﺒﺖ‎ ‎ﻣﻦ ﺍﻷﺩﻟﺔ ﺍﻟﺪﺍﻟﺔ ﻋﻠﻰ ﺗﺤﺮﻳﻢ ﺍﻟﺘﺪﺍﻭﻱ‎ ‎ﺑﺎﻟﻤﺤﺮﻣﺎﺕ، ﻭﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻢ ﻳﺠﻌﻞ ﺍﻟﺸﻔﺎﺀ‎ ‎ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺤﺮﻣﺎﺕ، ﻭﻣﻤﺎ ﺛﺒﺖ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ ﻗﻮﻟﻪ‎ ‎ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: »ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﺪﺍﻭﻭﺍ‎ ‎ﻭﻻ ﺗﺘﺪﺍﻭﻭﺍ ﺑﺤﺮﺍﻡ

Penggunaan jenis insulin dari turunan babi haram karena terdapat dalil yang menunjukkan keharaman berobat dengan yang diharamkan. Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan/obat pada apa yang Allah haramkan. Dan juga sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Wahai Hamba Allah, berobatlah kalian, janganlah berobat dengan yang haram.” (HR. Abu Dawud) [2]

Alhamdulillah sudah mulai ditemukan obat dari turunan hewan yang halal seperti sapi dan kelinci. Begitu juga vaksin sudah ditemukan dari bahan sapi, sehingga bisa mengangkat kontroversi.

Demikian pembahasan singkat ini, semoga bermanfaat.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] Fatawa Syar’iyyah fi masa’ilit thibbiyah, Sumber:

[2] Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 28/10, Syamilah.

Sumber: http://muslimafiyah.com/hukum-berobat-menggunakan-turunan-hewan-misalnya-insulin.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 05/01/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: