Hukum Minum Obat Buat Begadang

Terkadang kita butuh begadang karena tugas numpuk atau sedang ujian dan belajar dengan sistem SKS (sistem kebut semalam). Ada beberapa obat atau suplemen yang bisa membuat mata melek terus dan bisa begadang. Bagaimana hukum syariat dalam hal ini?

Jawabannya jika tidak terpaksa sekali maka tidak perlu begadang apalagi minum obat. Karena obat untuk begadang umumnya mengaktifkan saraf, jika terlalu sering akan menyebabkan kerusakan pada saraf. Ini termasuk dalam larangan.

Sabda Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam,

ﻟَﺎ ﺿَﺮَﺭَ ﻭَﻟَﺎ ﺿِﺮَﺍﺭ

“Tidak boleh berbuat bahaya dan membahayakan.” [1]

Walaupun memang ada manfaatnya akan tetapi jika madharatnya lebih besar sebaiknya jangan dilakukan. Sebagaimana kaidah dalam khamer. Allah Ta’ala berfirman,

ﻳَﺴْﺄَﻟُﻮﻧَﻚَ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻴْﺴِﺮِ ۖ ﻗُﻞْ ﻓِﻴﻬِﻤَﺎ‎ ‎ﺇِﺛْﻢٌ ﻛَﺒِﻴﺮٌ ﻭَﻣَﻨَﺎﻓِﻊُ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻭَﺇِﺛْﻤُﻬُﻤَﺎ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻣِﻦْ‏‎ ‎ﻧَﻔْﻌِﻬِﻤَﺎ

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosanya lebih besar dari manfaatnya.” (Al-Baqarah: 219)

Selain itu tidur malam memang adalah istirahat bagi manusia di mana tidur malam juga secara kesehatan adalah perbaikan sel-sel tubuh dan penetralan dari berbagai racun. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻣِﻦْ ﺀَﺍﻳَﺎﺗِﻪِ ﻣَﻨَﺎﻣُﻜُﻢ ﺑِﺎﻟَّﻠﻴْﻞِ ﻭَﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ‏‎ ‎ﻭَﺍﺑْﺘِﻐَﺂﺅُﻛُﻢ ﻣِّﻦ ﻓَﻀْﻠِﻪِ ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺫَﻟِﻚَ ﻷَﻳَﺎﺕٍ‏‎ ‎ﻟِّﻘَﻮْﻡٍ ﻳَﺴْﻤَﻌُﻮﻥَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu di waktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (Ar-Rum: 23)

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺟَﻌَﻠْﻨَﺎ ﻧَﻮْﻣَﻜُﻢْ ﺳُﺒَﺎﺗًﺎ

“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” (An Naba: 9)

Berikut fatwa dari Al-Lajnah Ad-Daimah (semacam MUI di Saudi),

ﺱ: ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﺍﻷﺩﻭﻳﺔ ﺍﻟﻤﺴﻬﺮﺓ ﻟﻠﻄﻼﺏ‎ ‎ﻟﻠﻤﺬﺍﻛﺮﺓ ﻭﺍﻟﺴﺎﺋﻘﻴﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺮﺣﻼﺕ‎ ‎ﺍﻟﻄﻮﻳﻠﺔ؟

Apa hukum menggunakan obat begadang bagi penuntut ilmu untuk belajar dan bagi para sopir untuk perjalanan yang panjang.

ﺝ: ﺿﺮﺭﻫﺎ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﻧﻔﻌﻬﺎ، ﻭﻛﻞ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ‎ ‎ﻛﺬﻟﻚ ﻓﻬﻮ ﻣﺤﺮﻡ، ﺛﻢ ﻳﻤﻜﻦ ﺍﻻﺳﺘﻐﻨﺎﺀ‎ ‎ﻋﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺩﻭﻳﺔ ﺑﻤﺎ ﻫﻮ ﺃﻧﻔﻊ ﻣﻨﻬﺎ ﻣﻊ‎ ‎ﺍﻟﺴﻼﻣﺔ ﻣﻦ ﺁﻓﺎﺗﻬﺎ ﻭﻋﻮﺍﻗﺒﻬﺎ ﺍﻟﻮﺧﻴﻤﺔ، ﺇﺫ‎ ‎ﻳﻤﻜﻦ ﺍﻟﻄﻼﺏ ﺃﻥ ﻳﻮﺯﻋﻮﺍ ﻣﺬﺍﻛﺮﺓ ﺍﻟﻌﻠﻮﻡ‎ ‎ﺍﻟﻤﻘﺮﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﻣﺪﺓ ﺍﻟﺪﺭﺍﺳﺔ، ﻭﻫﺬﺍ‎ ‎ﺃﺭﺳﺦ ﻟﻠﻤﻌﻠﻮﻣﺎﺕ ﻓﻲ ﺃﺫﻫﺎﻧﻬﻢ، ﻭﺃﻋﻤﻖ‎ ‎ﻓﻬﻤﺎ ﻟﻬﺎ، ﺣﺘﻰ ﺇﻧﻬﺎ ﻻ ﺗﻜﺎﺩ ﺗﻨﺴﻰ،‏‎ ‎ﻭﻳﻤﻜﻦ ﺍﻟﺴﺎﺋﻘﻴﻦ ﺃﻥ ﻳﺴﺘﺮﻳﺤﻮﺍ ﻓﺘﺮﺍﺕ‎ ‎ﻓﻲ ﺭﺣﻼﺗﻬﻢ ﺍﻟﻄﻮﻳﻠﺔ، ﻭﺇﻥ ﺗﺄﺧﺮﻭﺍ ﺯﻣﻨﺎ‎ ‎ﻓﻲ ﻗﻄﻊ ﺍﻟﻤﺴﺎﻓﺔ، ﻟﻜﻨﻪ ﺃﺳﻠﻢ ﻟﻬﻢ‎ ‎ﻭﻟﻤﻦ ﺭﻛﺐ ﻣﻌﻬﻢ ﻭﻟﻤﻦ ﻋﻠﻰ ﻃﺮﻳﻘﻬﻢ‎ ‎ﻭﻟﻤﻮﺍﺻﻼﺗﻬﻢ ﻭﺃﻭﻓﻖ ﻟﻠﻨﻈﺎﻡ ﺍﻟﺬﻱ ﻭﺿﻊ‎ ‎ﻟﻤﺼﻠﺤﺘﻬﻢ.

Jawaban:

Madharatnya lebih banyak dari manfaatnya. Setiap yang demikian ini adalah haram. Bisa saja tidak perlu menggunakan obat dan ini lebih bermanfaat, lebih selamat dari penyakit dan akibat yang berbahaya. Jika memungkinkan, materi dibagikan (untuk dipelajari) selama masa pendidikan. Cara ini lebih melekat pada benak (hapalan) dan sulit hilang.

Dimungkinkan juga bagi para sopir untuk istirahat sejenak pada perjalanan yang jauh. Walaupun perjalanan agak terlambat dan terpotong akan tetapi lebih selamat baginya dan bagi penumpang untuk sampai ke tujuan. Serta lebih mematuhi peraturan (lalu lintas) yang dibuat untuk kemaslahatan bersama. [2]

Jika seandainya sangat terpaksa sekali begadang. Maka lakukanlah sesekali saja. Dan berikut beberapa tips kesehatan jika harus begadang:

– Usahakan penerangan tidak terlalu tajam, misalnya layar monitor komputer dan lampu

– Jika harus duduk di depan komputer, usahakan duduk tegak dengan kursi dan komputer harus sejajar dengan mata agar tidak bungkuk

– Istirahat sejenak untuk mata sekitar 5-15 menit

– Melakukan peregangan di kursi atau berjalan-jalan ringan

– Usahakan banyak minum air putih (ini sangat penting, agar bangun shalat subuh bisa agak segar)

– Jika bisa tidak minum kopi, sebaiknya jangan karena begadang perut kosong dan kopi bisa memicu maag bagi yang memiliki maag kronis

– Usahakan tidur siang besoknya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Ibn Majah.

[2] Fatawa AL-Lajnah Ad-Daimah 25/36, syamilah. Bisa diakses: http://www.alifta.net/fatawa/fatawaDetails.aspx?BookID=3&View=Page&PageNo=8&PageID=9743

Sumber: http://muslimafiyah.com/hukum-minum-obat-buat-begadang.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 12/01/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: