Syahid: Mati karena Sakit Perut

Terdapat hadits bahwa orang yang meninggal karena sakit perut termasuk syahid. Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda,

ﺍﻟﺸُّﻬَﺪَﺍﺀُ ﺧَﻤْﺴَﺔٌ: ﺍﻟْﻤَﻄْﻌُﻮْﻥُ ﻭَﺍﻟْﻤَﺒْﻄُﻮْﻥُ‏‎ ‎ﻭَﺍﻟْﻐَﺮِﻕُ ﻭَﺻﺎَﺣِﺐُ ﺍﻟْﻬَﺪْﻡِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬِﻴْﺪُ ﻓِﻲ‎ ‎ﺳَﺒِﻴْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ

“Syuhada itu ada lima, yaitu orang yang meninggal karena penyakit tha’un, orang yang meninggal karena penyakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang meninggal karena tertimpa reruntuhan, dan orang yang gugur di jalan Allah.” [1]

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam,

ﻣَﺎ ﺗَﻌُﺪُّﻭْﻥَ ﺍﻟﺸَّﻬِﻴْﺪَ ﻓِﻴْﻜُﻢْ؟ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ‏‎ ‎ﺍﻟﻠﻪِ، ﻣَﻦْ ﻗُﺘِﻞَ ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ.‏‎ ‎ﻗَﺎﻝَ: ﺇِﻥَّ ﺷُﻬَﺪَﺍﺀَ ﺃُﻣَّﺘِﻲ ﺇِﺫًﺍ ﻟَﻘَﻠِﻴْﻞٌ. ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ:‏‎ ‎ﻓَﻤَﻦْ ﻫُﻢْ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﻣَﻦْ ﻗُﺘِﻞَ‏‎ ‎ﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ, ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻓِﻲ‎ ‎ﺳَﺒِﻴْﻞِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﻬُﻮَ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ، ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻓﻲِ‏‎ ‎ﺍﻟﻄَّﺎﻋُﻮْﻥَ ﻓَﻬُﻮَ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ، ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻓِﻲ‎ ‎ﺍﻟْﺒَﻄْﻦِ ﻓَﻬُﻮَ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ، ﻭَﺍﻟْﻐَﺮِﻳْﻖُ ﺷَﻬِﻴْﺪٌ

“Siapa yang terhitung syahid menurut anggapan kalian?” Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid.” Beliau menanggapi, “Kalau begitu, syuhada dari kalangan umatku hanya sedikit.”

“Bila demikian, siapakah mereka yang dikatakan mati syahid, wahai Rasulullah?” tanya para sahabat. Beliau menjawab, “Siapa yang terbunuh di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal di jalan Allah maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit tha’un maka ia syahid, siapa yang meninggal karena penyakit perut maka ia syahid, dan siapa yang tenggelam ia syahid.” [2]

Apakah setiap sakit perut pasti mati syahid? Apa bedanya dengan mati syahid di peperangan?

Syaikh Prof. Abdullah bin Jibrin rahimahullah menjelaskan,

ﻣﺮﺽ ﺍﻟﺒﻄﻦ ﻫﻮ ﺇﺳﻬﺎﻝ ﺷﺪﻳﺪ ﻋﻦ‎ ‎ﺗﺨﻤﺔ ﺃﻭ ﻓﺴﺎﺩ ﻣﺰﺍﺝ، ﺑﺴﺒﺐ ﺍﻟﻔﻀﻮﻝ‎ ‎ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺼﻴﺐ ﺍﻟﻤﻌﺪﺓ ﻣﻦ ﺃﺧﻼﻁ ﻟﺰﺟﺔ‎ ‎ﺗﻤﻨﻊ ﺍﺳﺘﻘﺮﺍﺭ ﺍﻟﻐﺬﺍﺀ ﻓﻴﻬﺎ، ﻓﺈﻥ ﻟﻠﻤﻌﺪﺓ‎ ‎ﺧﻤﻼ ﻛﺨﻤﻞ ﺍﻟﻤﻨﺸﻔﺔ، ﻓﺈﺫﺍ ﻋﻠﻘﺖ ﺑﻬﺎ‎ ‎ﺍﻷﺧﻼﻁ ﺍﻟﻠﺰﺟﺔ ﺃﻓﺴﺪﺗﻬﺎ ﻭﺃﻓﺴﺪﺕ‎ ‎ﺍﻟﻐﺬﺍﺀ ﺍﻟﻮﺍﺻﻞ ﺇﻟﻴﻬﺎ، ﻗﺎﻟﻪ ﻓﻲ ﻓﺘﺢ‎ ‎ﺍﻟﺒﺎﺭﻱ: ﺑﺎﺏ ﺩﻭﺍﺀ ﺍﻟﻤﺒﻄﻮﻥ. ﻭﻗﺪ ﺛﺒﺖ ﻓﻲ‎ ‎ﺍﻟﺼﺤﻴﺤﻴﻦ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ –‏‎ ‎ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻗﺎﻝ:‏‎ ‎‏) ) ﺍﻟﻤﺒﻄﻮﻥ ﺷﻬﻴﺪ ﻭﺍﻟﻤﻄﻌﻮﻥ ﺷﻬﻴﺪ ( (‏‎ ‎ﺇﻟﺦ. ﻭﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﻟﻪ ﺃﺟﺮ ﺷﻬﻴﺪ، ﻟﻜﻨﻪ ﻻ‎ ‎ﻳﻌﺎﻣﻞ ﻣﻌﺎﻣﻠﺔ ﺍﻟﺸﻬﻴﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻓﺈﻧﻪ‎ ‎ﻳﻐﺴﻞ ﻭﻳﻜﻔﻦ ﻭﻳﺼﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ ﺑﺨﻼﻑ‎ ‎ﺷﻬﻴﺪ ﺍﻟﻤﻌﺮﻛﺔ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺪﻓﻦ ﺑﺜﻴﺎﺑﻪ ﻭﻻ‎ ‎ﻳﻐﺴﻞ ﻭﻻ ﻳﺼﻠﻰ ﻋﻠﻴﻪ، ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺸﻬﻮﺭ‎ ‎ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ.

Sakit perut yang (dimaksud) adalah mencret (diare) yang parah karena (salah) pencernaan atau campuran rusak (makanan dan enzim perncernaan) karena adanya sisa-sisa (bahan yang tidak dibutuhkan pencernaan) yang mempengaruhi lambung berupa campuran. Campuran ini bisa mengganggu kestabilan makanan di dalam perut.

Lambung itu stabil (tidak bergerak cepat) kita serupakan sebuah serbet (yang stabil). Apabila campuran mengganggunya maka akan merusak juga makanan yang sampai ke lambung.

Dalam kitab Fathul Bari terdapat Bab: obat sakit perut dan terdapat hadits dalam shaihain dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam, beliau bersabda,

“Orang yang karena sakit perut adalah syahid, orang yang karena sakit perut adalah syahid.”

Yang dimaksud di sini adalah baginya pahala mati syahid. Akan tetapi mayatnya tidak diurus sebagaimana orang mati syahid (orang yang mati syahid tidak perlu dimandikan dan dikafani, pent). Maka jasadnya tetap dimandikan, dikafani dan dishalatkan berbeda dengan syahid di medan peperangan maka ia dikubur dengan pakaian syahidnya di dunia, tidak dimandikan, tidak dishalatkan sebagaimana pendapat yang masyhur di kalangan ulama. Wallahu a’lam [3]

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] HR. Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah.

[2] HR. Muslim.

[3] http://www.ibn-jebreen.com/books/6-50-2406-2240-.html

Sumber: http://muslimafiyah.com/syahid-mati-karena-sakit-perut.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 21/01/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: