Meminta Cerai karena Suami Mandul, Bolehkah?

Perlu diketahui bahwa istri dilarang meminta diceraikan tanpa alasan yang benar. Nabi shallallahu ‘alaiahi wa sallam bersabda,

ﺃﻳُّﻤﺎ ﺍﻣﺮﺃﺓٍ ﺳﺄﻟﺖ ﺯﻭﺟَﻬﺎ ﻃﻼﻗﺎً ﻓِﻲ ﻏَﻴِﺮ‎ ‎ﻣَﺎ ﺑَﺄْﺱٍ؛ ﻓَﺤَﺮَﺍﻡٌ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔُ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔِ

“Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya untuk dicerai tanpa kondisi mendesak (alasan yang benar) maka haram baginya bau surga.” [1]

Bagaimana jika suami mandul? Sedangkan istri sangat ingin memiliki anak. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya,

ﺱ: ﺍﻣﺮﺃﺓ ﻣﺘﺰﻭﺟﺔ ﻟﻬﺎ ﻟﻢ ﻳﻨﺠﺐ, ﺛﻢ ﺗﺒﻴﻦ‎ ‎ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻔﺼﺢ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﻴﺐ ﻓﻲ ﺯﻭﺣﻬﺎ ﻭ ﺃﻥ‎ ‎ﺍﻹﻧﺠﺎﺏ ﻣﺴﺘﺤﺒﻞ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ, ﻓﻬﺎ ﻳﺤﻖ ﻟﻬﺎ ﺃﻥ‎ ‎ﺗﻄﻠﺐ ﺍﻟﻄﻼﻕ؟

Pertanyaan: jika seorang wanita yang sudah menikah dalam jangka waktu yang lama dan belum mendapatkan keturunan, kemudian setelah pemeriksaan (kesehatan) jelaslah bahwa suaminya mandul dan memperoleh keturunan adalah hal yang mustahil bagi mereka berdua, apakah wanita tersebut berhak meminta cerai?

Beliau menjawab,

ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ: ﻳﺤﻖ ﻟﻠﻤﺮﺃﺓ ﻟﻬﺎ ﺃﻥ ﺗﻄﻠﺐ‎ ‎ﺍﻟﻄﻼﻕ ﻣﻦ ﺯﻭﺣﻬﺎ ﺇﺫﺍ ﺗﺒﻴﻦ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﻘﻢ‎ ‎ﻣﻨﻪ ﻭﺣﺪﻩ, ﻓﺈﻥ ﻃﻠﻘﻬﺎ ﻓﺬﺍﻟﻚ, ﻭ ﺇﻥ ﻟﻢ‎ ‎ﻳﻄﻠﻘﻬﺎ ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻘﺎﺿﻰ ﻳﻔﺴﺦ ﻧﻜﺎﺣﻬﺎ ﻭ‎ ‎ﺫﺍﻟﻚ ﻷﻥ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻟﻬﺎ ﺣﻖ ﻓﻲ ﺍﻷﻭﻻﺩ ﻭ‎ ‎ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻻ ﻳﺘﻮﺯﺟﻦ ﺇﻻ ﻣﻦ ﺃﺟﻞ‎ ‎ﺍﻷﻭﻻﺩ, ﻓﺄﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺰﻭﺟﻬﺎ‎ ‎ﻋﻘﻴﻤﺎ ﻓﻠﻬﺎ ﺍﻟﺤﻖ ﺃﻥ ﺗﻄﻠﺐ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﻭ‎ ‎ﻓﺴﺦ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ, ﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﺍﻟﻘﻮﻝ ﺍﻟﺮﺍﺟﺢ ﻋﻨﺪ‎ ‎ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ

Istri tersebut berhak untuk minta cerai dari suaminya apabila nampak jelas bahwa kemandulan ada pada suaminya saja. Apabila suami mencerainya, maka itulah yang diinginkan. Namun apabila suami tetap tidak mau menceraikannya, maka hakim membatalkan nikahnya. Yang demikian itu dikarenakan wanita berhak untuk mendapatkan anak dan mayoritas wanita tidaklah menikah kecuali dikarenakan ingin memiliki anak. Maka, apabila laki-laki yang menikahinya mandul, dia berhak minta cerai dan membatalkan pernikahannya. Inilah pendapat yang rajih (kuat) menurut para ulama. [2]

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah setelah waktu yang lama. Hendaknya sang istri bersabar berusaha dan menanti serta tetap setia terhadap suaminya. Bagaimana perasaan suami, sudah tidak punya anak kemudian ditinggal oleh istri lagi dan cinta yang telah dipupuk selama ini kandas, apalagi mendengar mantan istrinya menikah lagi dengan pria lainnya.

Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah berkata,

ﻻ ﺷﻚ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﻘﻢ ﻫﻮ ﻋﺪﻡ ﺍﻹﻧﺠﺎﺏ، ﻭﻟﻢ‎ ‎ﻳﻜﻦ ﺍﻷﻭﻟﻮﻥ ﻳﺬﻛﺮﻭﻥ ﺍﻟﺴﺒﺐ، ﻭﻟﻜﻦ ﺑﻌﺪ‎ ‎ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﺘﺤﺎﻟﻴﻞ ﻇﻬﺮ ﺃﻥ ﻣﻦ ﺃﺳﺒﺎﺑﻪ ﻗﻠﺔ‎ ‎ﺍﻟﺤﻴﻮﺍﻧﺎﺕ ﺍﻟﻤﻨﻮﻳﺔ ﻓﻲ ﻣﻨﻲ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺃﻭ‎ ‎ﻋﺪﻣﻬﺎ، ﻓﻬﻮ ﻋﻘﻢ ﻭﻋﻴﺐ ﺇﺫﺍ ﻟﻢ ﺗﻌﻠﻢ ﺑﻪ‎ ‎ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻓﻠﻬﺎ ﻃﻠﺐ ﺍﻟﻔﺴﺦ ﻟﺮﻏﺒﺘﻬﺎ ﻓﻲ‎ ‎ﺍﻟﺬﺭﻳﺔ، ﻓﺈﻥ ﻭﺟﺪﺕ ﺍﻟﺤﻠﻮﻝ ﺍﻟﻄﺒﻴﺔ‎ ‎ﻭﺍﻟﻌﻼﺟﺎﺕ ﺍﻟﺸﺮﻋﻴﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﻌﻴﺪ ﺇﻟﻰ‎ ‎ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻣﺎ ﻧﻘﺼﻪ ﻣﻦ ﺃﺳﺒﺎﺏ ﺍﻹﻧﺠﺎﺏ،‏‎ ‎ﻓﻠﻴﺲ ﻟﻬﺎ ﻃﻠﺐ ﺍﻟﻔﺴﺦ ﺇﻻ ﺑﻌﺪ ﺇﺟﺮﺍﺀ‎ ‎ﺍﻟﻌﻤﻠﻴﺎﺕ ﻭﻋﺪﻡ ﺍﻹﻓﺎﺩﺓ ﻣﻨﻬﺎ، ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ

‎“Tidak diragukan lagi bahwa mandul yaitu tidak adanya keturunan. Orang-orang terdahulu tidak menyebutkan sebab-sebabnya. Akan tetapi setelah adanya sarana pemeriksaan, nampak sebabnya adalah sedikitnya sperma dalam mani seorang laki-laki atau tidak ada sama sekali. Maka ini adalah mandul yang merupakan aib, jika sang istri tidak tahu (sebelumnya), maka boleh bagi istri meminta cerai karena ingin mempunyai anak keturunan.

Jika didapatkan pengobatan kedokteran yang sesuai syariat, yang bisa mengembalikan kekurangan (sperma) sehingga bisa menghasilkan keturunan. Maka sebaiknya ia tidak meminta cerai kecuali setelah melakukan usaha pengobatan dan (ternyata) tidak ada hasilnya. Wallahu a’lam. [3]

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen

Catatan kaki:
[1] HR. Abu Dawud no 1928, At-Thirmidzi dan Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh Syaikh Albani.

[2] Fatawa Al-Mar’ah hal. 347 Darul Ibnu Hasyim, Koiro, cet. Ke-1, 1423 H.

[3] Fatawa Asy-syar’iyyah fii masa’ilit thibbiyah hal. 40, dikumpulkan oleh Ibrahim Abdul Aziz Asy-Syitri.

Sumber: http://muslimafiyah.com/meminta-cerai-karena-suami-mandul.html

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 08/02/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: