Hukum Menceritakan Kecantikan Seorang Wanita

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

ﻻَ ﺗُﺒَﺎﺷِﺮِ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓُ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃَﺓَ ﻓَﺘَﻨْﻌَﺘَﻬَﺎ‎ ‎ﻟِﺰَﻭْﺟِﻬَﺎ ﻛَﺄَﻧَّﻪُ ﻳَﻨْﻈُﺮُ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ

“Janganlah seorang wanita berteman dengan wanita lainnya, lalu ia mengabarkan sifat-sifat teman wanitanya itu kepada suaminya, hingga seakan-akan suaminya melihat langsung kepada wanita tersebut.” (HR. Al-Bukhari dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu’anhu)

Mutiara Hadits:

1) Pembesar ulama Syafi’iyah, Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah menyebutkan hadits di atas dalam kitabnya Riyadhus Shalihin pada bab,

ﺍﻟﻨﻬﻲ ﻋﻦ ﻭﺻﻒ ﻣﺤﺎﺳﻦ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ‎ ‎ﻟﺮﺟﻞ ﺇﻻَّ ﺃﻥ ﻳﺤﺘﺎﺝ ﺇﻟﻰ ﺫﻟﻚ‎ ‎ﻟﻐﺮﺽ ﺷﺮﻋﻲ ﻛﻨﻜﺎﺣﻬﺎ ﻭﻧﺤﻮﻩ

“Larangan mensifatkan kebaikan-kebaikan seorang wanita kepada seorang laki-laki, kecuali dibutuhkan untuk tujuan yang sesuai syari’at, seperti untuk menikahi wanita tersebut dan yang semisalnya.”

2) Dalam Syarah-nya terhadap Riyadhus Shalihin, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata,

ﻭﻫﺬﺍ ﻛﻤﺎ ﺃﻧﻪ ﻣﺤﺮﻡ ﻓﻬﻮ ﻣﻦ ﺟﻬﺔ‎ ‎ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﺿﺮﺭ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﺫﻟﻚ ﻷﻧﻪ ﺇﺫﺍ‎ ‎ﻭﺻﻔﺖ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻟﺰﻭﺟﻬﺎ ﻓﺮﺑﻤﺎ ﻳﺮﻏﺐ‎ ‎ﻓﻴﻬﺎ ﻭﻳﺘﺰﻭﺟﻬﺎ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻭﻳﻘﻊ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ‎ ‎ﻣﺸﺎﻛﻞ ﻛﻤﺎ ﻫﻲ ﺍﻟﻌﺎﺩﺓ ﻭﻻ ﻳﻌﻨﻲ‎ ‎ﻫﺬﺍ ﺃﻥ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﺪﻉ ﺍﻟﺘﻌﺪﺩ ﺗﻌﺪﺩ‎ ‎ﺍﻟﺰﻭﺟﺎﺕ ﺧﻮﻓﺎ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻷﻥ ﺍﻟﺘﻌﺪﺩ‎ ‎ﻣﺸﺮﻭﻉ ﺇﺫﺍ ﻗﺪﺭ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ‎ ‎ﻓﻲ ﺑﺪﻧﻪ ﻭﻣﺎﻟﻪ ﻭﻋﺪﻟﻪ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺸﺮﻉ‎ ‎ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﻜﺜﺮ ﺍﻟﺰﻭﺟﺎﺕ ﻟﻴﻜﺜﺮ ﺍﻟﻨﺴﻞ‎ ‎ﻭﺗﻜﺜﺮ ﺍﻷﻣﺔ ﺍﻹﺳﻼﻣﻴﺔ

“Dan perkara ini, di samping hukumnya haram, juga dapat membahayakan si istri itu sendiri, sebab jika ia mensifatkan kecantikan seorang wanita kepada suaminya maka bisa jadi suaminya pun jatuh hati kepadanya lalu melakukan poligami, kemudian muncul berbagai masalah antara keduanya sebagaimana yang biasa terjadi. Dan bukanlah maksudnya seseorang boleh tidak poligami karena takut munculnya masalah, sebab poligami disyari’atkan jika seseorang mampu melakukannya, baik kemampuan (1) fisik, (2) harta maupun (3) keadilan, maka disyari’atkan baginya untuk memperbanyak istri demi memperbanyak keturunan dan jumlah umat Islam.”

3) Hendaklah berhati-hati dari pergaulan dengan wanita-wanita yang jelek perangainya dan tidak mengerti hukum-hukum agama.

4) Hendaklah memilih teman pergaulan yang baik.

5) Syari’at menutup segala pintu yang mengantarkan kepada zina.

Termasuk yang perlu kami ingatkan adalah, sebuah fenomena yang terjadi pada sebagian pengguna BlackBerry, yaitu mengirim BC permintaan invite terhadap seorang wanita dengan menyebutkan kecantikan wanita tersebut dan kebaikan-kebaikannya. Maka tidak diragukan lagi hal itu termasuk dalam larangan pada hadits ini dan dapat mengantarkan kepada zina.

6) Disyari’atkan melihat calon istri, atau suami.

7) Tidak boleh melihat wanita non mahram kecuali jika ada keperluan syar’i yang mendesak seperti untuk pernikahan dan pengobatan.

ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ‎ ‎ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ

Sumber: http://sofyanruray.info/hukum-menceritakan-kecantikan-seorang-wanita/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 13/02/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: