Kisah Dusta #14: Ali bin Abi Thalib Duel dengan Jin

Kisahnya

Kisahnya begitu panjang, intinya bahwa pada masa Hudaibiyyah, Rasulullah dan para sahabat tertimpa kehausan yang sangat, sehingga beliau menyuruh sebagian sahabat untuk mencari air di sumur. Namun sumur tersebut sangat angker sekali, banyak para sahabat yang takut.

Namun Ali bin Tholib dengan ditemani beberapa sahabat berani maju tak gentar menghadapi suara-suara aneh, api-api yang menjilat, angin yang kencang, dan kepala-kepala yang bergelantungan. Para sahabat di belakang Ali merinding ketakutan tetapi Ali gagah melangkah menebas kepala-kepala itu, dan akhirnya dia pun mengambil air dari sumur angker tersebut.

Takhrij Kisah

Kisah ini sangat masyhur sekali di kalangan Rofidhoh, dan juga sebagian awam dari ahli sunnah, dimana mereka beranggapan bahwa Miqot Dzul Hulaifah disebut Bir Ali (sumur Ali) karena Ali berduel dengan jin di sana.

Kisah ini dikeluarkan oleh al-Khoro’ithi dalam Hawatiful Jinan hlm. 167-172 dari jalur ‘Umaroh bin Zaid, dari Ibrahim bin Sa’ad, dari Muhammad bin Ishaq dari Yahya bin Abdillah bin Harits dari ayahnya dari Ibnu Abbas.

Derajat Kisah

MAUDHU’. Para ulama ahli hadits telah bersepakat menegaskan akan bathilnya cerita ini sebagaimana dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Sebab kecacatannya karena ‘Umaroh bin Zaid adalah pemalsu hadits, demikian juga Yahya bin Abdillah bin Harits, dia seorang yang lemah.

Ibnu Katsir berkata: “Kisah panjang yang munkar sekali.”

Ibnu Hajar berkata: “Dalam kisah ini ada kelemahan.”

Dzul Hulaifah atau Bir Ali?

Miqat penduduk Madinah atau jama’ah haji yang lewat Madinah adalah Dzul Hulaifah sebagaimana disebutkan dalam banyak hadits. Adapun penamaannya dengan “Bir Ali” sebagaimana yang populer di masyarakat maka hendaknya diganti. Sebab bagaimanapun lafadz yang tertera dalam hadits itu lebih utama, apalagi kalau kita telusuri ternyata sumber penamaan Bi’r Ali (Sumur Ali) adalah cerita yang laris manis di kalangan Rafidhah bahwa Ali bin Abi Thalib pernah berduel dengan Jin di sumur tersebut, sehingga karena itulah disebut Bi’r Ali.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Orang-orang awam yang jahil menamainya (dzul Hulaifah) dengan Bi’r Ali (Sumur Ali) karena prasangka mereka bahwa Ali pernah berduel dengan jin di sana, padahal ini adalah suatu kedustaan, sebab tidak seorangpun diantara sahabat yang membunuh jin, Ali lebih tinggi derajatnya untuk duel melawan jin.”

Syaikh Mula Ali al-Qori juga berkata: “Dzul Hulaifah. Di tempat ini dahulu ada sumur yang disebut oleh orang-orang awam dengan bi’r Ali, konon ceritanya karena beliau duel dengan jin di sumur tersebut, namun ini hanyalah cerita dusta, sebagaimana disebutkan Ibnu Amiril Haj.”

Wallahu a’lam.

Sumber: Abiubaidah.com

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 17/03/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: