Jumlah Bilangan Ganjil pada Segala Hal yang Mubah

Soal: Wahai Fadhilatusy-Syaikh, semoga Allah memberi taufik kepada engkau, apakah bilangan ganjil juga dianjurkan pada segala hal yang mubah, seperti minum kopi dan selainnya atau hanya sebatas pada perkara yang ditunjukkan oleh dalil?

Jawab:

Ganjil pada segala hal itu bagus, ganjil pada jumlah batu ketika berbersih dari buang air. Nabi shallallâhu alaihi wa sallam hanya menggunakan jumlah yang ganjil ketika berbersih dari buang air dengan batu, beliau makan kurma basah dengan mengganjilkannya. Demikianlah, maka pada seluruh ucapan dan perbuatan bisa mengganjilkannya, itu sunnah.

Itu termasuk dari sunnah, di bejana tempat minum, ketika engkau minum hendaknya bernafas tiga kali. Inilah ganjil, bukan dengan dua kali nafas.

Dari: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/2370

Sumber: http://alfawzan.net/fatwa/jumlah-bilangan-ganjil-pada-segala-hal-yang-mubah

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 15/04/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: