Siapakah Laki-Laki Paling Tampan di Dunia?

Soal: Guru saya sering cerita, kalau Nabi Yusuf itu ketampanannya separuh dari penduduk dunia. Benarkah Nabi Yusuf manusia paling tampan?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Para wanita yang pernah ketemu Nabi Yusuf ‘alaihis salam, mereka menganggap Yusuf bukan manusia biasa, tapi jelmaan Malaikat.

ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﻪُ ﺃَﻛْﺒَﺮْﻧَﻪُ ﻭَﻗَﻄَّﻌْﻦَ ﺃَﻳْﺪِﻳَﻬُﻦَّ ﻭَﻗُﻠْﻦَ‏‎ ‎ﺣَﺎﺵَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﻫَﺬَﺍ ﺑَﺸَﺮًﺍ ﺇِﻥْ ﻫَﺬَﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻠَﻚٌ‏‎ ‎ﻛَﺮِﻳﻢٌ

“Tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum dengan keelokan wajahnya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” (QS. Yusuf: 31)

Apakah Nabi Yusuf Paling Ganteng?

Ulama berbeda pendapat tentang siapakah lelaki yang paling tampan.

Pendapat pertama, yang paling adalah Nabi Yusuf.

Diantara dalilnya adalah ayat di atas dan hadits dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺃُﻋْﻄِﻲَ ﻳُﻮﺳُﻒُ ﺷَﻄْﺮَ ﺍﻟْﺤُﺴْﻦِ

“Yusuf diberi setengah ketampanan.” (HR. Ahmad 14050 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Disebutkan pula dalam hadits riwayat Muslim, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan peristiwa Isra Mi’raj yang beliau alami. Ketika beliau di langit ketiga, beliau bertemu dengan Yusuf. Komentar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ketemu beliau,

ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺃَﻧَﺎ ﺑِﻴُﻮﺳُﻒَ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ-‏‎ ‎ﺇِﺫَﺍ ﻫُﻮَ ﻗَﺪْ ﺃُﻋْﻄِﻰَ ﺷَﻄْﺮَ ﺍﻟْﺤُﺴْﻦِ

Di sana saya bertemu Yusuf alaihis shalatu was salam, ternyata beliau diberi setengah ketampanan. (HR. Muslim 429)

Ibnul Qoyyim menjelaskan makna hadits,

ﻭﺍﻟﻈﺎﻫﺮ ﺃﻥ ﻣﻌﻨﺎﻩ ﺃﻥ ﻳﻮﺳﻒ ﻋﻠﻴﻪ‎ ‎ﺍﻟﺴﻼﻡ ﺍﺧﺘﺺ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺸﻄﺮ‎ ‎ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺍﺷﺘﺮﻙ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻛﻠﻬﻢ ﻓﻲ‎ ‎ﺷﻄﺮﻩ

Kesimpulan yang bisa dipahami dari hadits bahwa Yusuf ‘alaihis salam secara khusus memiliki setengah ketampanan semua manusia. Sementara setengah ketampanan sisanya terbagi pada semua manusia lainnya. (Badai al-Fawaid, 3/723)

Kedua, orang yang paling tampan adalah Nabi Adam ‘alaihis Salam.

Diantara dalil yang mendukung pendapat ini,

Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺁﺩَﻡَ ﻋَﻠَﻰ ﺻُﻮﺭَﺗِﻪِ

Allah menciptakan Adam dengan rupa sama seperti wajahnya. (HR. Bukhari 6227 & Muslim 2841)

Dalam riwayat lain, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

ﺇِﺫَﺍ ﻗَﺎﺗَﻞَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﺧَﺎﻩُ ﻓَﻠْﻴَﺠْﺘَﻨِﺐْ ﺍﻟْﻮَﺟْﻪَ‏‎ ‎ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺧَﻠَﻖَ ﺁﺩَﻡَ ﻋَﻠَﻰ ﺻُﻮﺭَﺗِﻪِ

“Apabila kalian menghukum orang lain, jauhi wajah. Karena Allah menciptakan Adam dengan rupa seperti wajahnya.” (HR. Muslim 2612)

Kita tidak membahas makna kalimat ‘seperti wajahnya’, yang jelas hadits ini menunjukkan betapa wajah Nabi Adam ‘alaihis Salam adalah wajah yang indah. Disamping itu, Adam adalah bapak semua manusia, dan semua ketampanan yang dimiliki keturunannya adalah cipratan dari Adam.

Sementara hadits di atas, bahwa “Yusuf diberi setengah ketampanan.” Maknanya, Yusuf diberi setengah ketampanan Nabi Adam. Pendapat ini disebutkan Ibnu Katsir dalam kitabnya al-Bidayah wa an-Nihayah (1/97).

Ketiga, orang yang paling tampan adalah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ibnul Qoyyim menyebutkan pendapat ini,

ﻗﺎﻟﺖ ﻃﺎﺋﻔﺔ ﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﻣﻨﻪ ﺃﻥ ﻳﻮﺳﻒ ﺍﻭﺗﻲ‎ ‎ﺷﻄﺮ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﻭﺗﻴﻪ ﻣﺤﻤﺪ ﻓﺎﻟﻨﺒﻲ‎ ‎ﺑﻠﻎ ﺍﻟﻐﺎﻳﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﻳﻮﺳﻒ ﺑﻠﻎ‎ ‎ﺷﻄﺮ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻐﺎﻳﺔ

Sebagian ulama menyebutkan, maksud hadits bahwa Yusuf diberi setengah ketampanan yang dimiliki Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berada di puncak ketampanan, sementara Yusuf hanya mencapai setengah ketampanan beliau.

Selanjutnya, Ibnul Qoyyim menyebutkan alasan pendapat ini,

ﻗﺎﻟﻮﺍ ﻭﻳﺤﻘﻖ ﺫﻟﻚ ﻣﺎ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻣﻦ‎ ‎ﺣﺪﻳﺚ ﻗﺘﺎﺩﺓ ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﻗﺎﻝ ﻟَﻢْ ﻳَﺒْﻌَﺚِ ﺍﻟﻠَّﻪُ‏‎ ‎ﻧَﺒِﻴًّﺎ ﺇِﻻ ﺣَﺴَﻦَ ﺍﻟﺼَّﻮْﺕِ ، ﺣَﺴَﻦَ ﺍﻟْﻮَﺟْﻪِ ،‏‎ ‎ﻭَﻛَﺎﻥَ ﻧَﺒِﻴُّﻜُﻢْ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ‏‎ ‎ﺃَﺣْﺴَﻨَﻬُﻢْ ﻭَﺟْﻬًﺎ ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨَﻬُﻢْ ﺻَﻮْﺗًﺎ

Mereka beralasan, bahwa ini sesuai dengan hadits riwayat Turmudzi dari Qatadah, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, yang mengatakan, “Tidaklah Allah mengutus nabi, kecuali berwajah tampan, dan suaranya bagus. Dan Nabi kalian Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling tampan wajahnya dan paling indah suaranya.” (Badai al-Fawaid, 3/723)

Apapun itu, yang lebih penting kita memahami bahwa derajat kemuliaan manusia di sisi Allah tidak diukur dari neraca fisik, namun kembali kepada taqwa. Kita berusaha untuk meniru taqwanya para nabi dan bukan ketampanan para nabi.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Sumber: http://www.konsultasisyariah.com/lelaki-paling-tampan-di-dunia-bukan-nabi-yusuf/

About Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan

Posted on 29/05/2015, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: