Author Archives: Fadhl Ihsan

Doa Mendengar Adzan yang Shahih dan Lima Tambahan Lafaz yang Dha’if

1. Do’a mendengar adzan:

ﻋَﻦْ ﺟَﺎﺑِﺮِ ﺑْﻦِ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ‏‎ ‎ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ‏‎ ‎ﺣِﻴﻦَ ﻳَﺴْﻤَﻊُ ﺍﻟﻨِّﺪَﺍﺀَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟﺪَّﻋْﻮَﺓِ‏‎ ‎ﺍﻟﺘَّﺎﻣَّﺔ ﻭَﺍﻟﺼَّﻼَﺓِ ﺍﻟْﻘَﺎﺋِﻤَﺔِ ﺁﺕِ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ‎ ‎ﺍﻟْﻮَﺳِﻴﻠَﺔَ ﻭَﺍﻟْﻔَﻀِﻴﻠَﺔَ ﻭَﺍﺑْﻌَﺜْﻪُ ﻣَﻘَﺎﻣًﺎ ﻣَﺤْﻤُﻮﺩًﺍ‎ ‎ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻭَﻋَﺪْﺗَﻪُ ﺣَﻠَّﺖْ ﻟَﻪُ ﺷَﻔَﺎﻋَﺘِﻲ ﻳَﻮْﻡَ‏‎ ‎ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ

Read the rest of this entry

Hukum Membuat Papan Khusus untuk Sutroh di Masjid dan Berjalan untuk Mencari Sutroh dalam Sholat

Ada sebuah fenomena pada sebagian “pemuda yang mau mengamalkan sunnah” namun dianggap aneh oleh masyarakatnya, bahkan tidak jarang terjadi perselisihan karena permasalahan tersebut, yaitu ketika pemuda ini kehilangan sutroh (pembatas dalam sholat) akibat (sering) datang terlambat sehingga selalu masbuq, maka pemuda ini pun dengan “semangat menjalankan sunnah” berjalan dua atau tiga langkah ke depan untuk mencari sutroh. Read the rest of this entry

Mengapa Kaum Muslimin Tidak Merayakan Natal Sebagaimana Mereka Merayakan Maulid Nabi?

Soal: Jika kaum muslimin merayakan maulid Nabi shallallahu alaihi wa sallam, apa masalahnya mereka juga merayakan maulid Nabi Isa alaihissalam. Bukankah dia seorang Nabi yang diutus oleh Allah Azza wa Jalla? Aku dengar ucapan seperti ini dari seseorang. Saya tahu bahwa merayakan natal itu haram, tapi saya ingin jawaban dari pertanyaan sebelumnya? Read the rest of this entry

Jumlah Bilangan Ganjil pada Segala Hal yang Mubah

Soal: Wahai Fadhilatusy-Syaikh, semoga Allah memberi taufik kepada engkau, apakah bilangan ganjil juga dianjurkan pada segala hal yang mubah, seperti minum kopi dan selainnya atau hanya sebatas pada perkara yang ditunjukkan oleh dalil? Read the rest of this entry

Perbedaan Antara Ijma’ dengan Fatwa Seorang Ulama

Soal: Wahai Fadhilatusy-Syaikh, semoga Allah memberi taufik kepada anda. Jika dikatakan bahwa ijma’ adalah ijma’nya para ulama zaman ini terhadap suatu hukum syar’i, misalnya sebagian fatwa yang keluar dari lembaga fatwa kerajaan Saudi dalam permasalahan asuransi, disampaikan oleh salah satu anggotanya bahwa hukumnya boleh. Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.927 pengikut lainnya.